JAMBERITA.COM - Dosen Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi menjadi narasumber dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Ruang Komunitas Desa Digital (RKDD) Sri Agung Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).
Kegiatan tersebut mengusung tema "ASI ekslusif dan pemilihan MPASI di era digital" dengan sasaran bagi ibu dan anak balita, di Aula Desa Sri Agung, Selasa (8/10/2024).
Dalam edukasinya, Dosen Prodi S1 Ilmu Gizi Universitas Baiturrahim Jambi Siti Fati Hatussaadah, S.Gz, M.Si mengatakan, bahwa asupan zat gizi yang pertama kali diterima oleh bayi adalah ASI ekslusif setidaknya pada enam bulan pertama.
"Selanjutnya pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang harus memadai. Sumber utama zat gizi yang dibutuhkan yaitu karbohidrat, protein, dan lemak. Protein merupakan salah satu zat gizi yang harus dipenuhi karena dapat membantu dalam upaya pencegahan masalah gizi khususnya stunting," paparnya.

Siti menjelaskan, MPASI merupakan hal penting dan perlu diperhatikan bagi orang tua, karena salah satu unsur yang dapat mempengaruhi stunting anak melalui pemberian MPASI yang kurang bergizi atau kurang tepat. "Sebelum memberikan MPASI, orang tua harus mengetahui prinsip-prinsip pemberian MPASI," ungkapnya.
Siti juga menegaskan bahwa pentingnya meningkatkan pengetahuan gizi ibu balita dan memperbaiki pola asuh yang benar dalam PMBA. "Karena pengetahuan gizi ibu yang kurang berpengaruh dalam pemberian makanan bergizi kepada anaknya sesuai dengan standar emas PMBA," jelasnya.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan demo masak MPASI untuk anak usia 6-8 bulan yang dihadiri oleh oleh Sekdes, Duta digital, Ketua PKK dan Pj Gizi Puskesmas Suban.(afm)
Guru di Nias : Dulu Kelas Bocor dan Panas, Kini Murid Belajar Lebih Nyaman
Lewat Ivan Wirata, SK Kepengurusan DPD Partai Golkar Tebo Diserahkan, Ini Arahan Cek Endra
Tim Anggar Jambi Raup Empat Medali di Kejuaraan RDPS Cup 2026
Ketua DPRD Hafiz Ucapkan Selamat Atas Pelantikan Prabowo-Gibran
Polri dan Grab Perkuat Kolaborasi untuk Pelayanan Optimal bagi Masyarakat
Peringati HKGB ke-72, Ketum Bhayangkari: Istri Harus Jadi Support System Suami

