JAMBERITA.COM- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi memaparkan hasil kegiatan percepatan penurunan stunting (PPS) yang dilaksanakan pada tahun 2023.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Drs. Putut Riyatno mengatakan selama tahun 2023 lalu, berbagai kegiatan telah dilaksanakan oleh BKKBN Jambi yang bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dan juga stakeholder lainnya.
Kata Putut dengan di evaluasinya kinerja ini. Semua pihak dapat memperbaiki dan meningkatkan kinerja dalam penanganan masalah stunting guna mencapai target nasional yaitu 14 persen pada 2024 dan target Provinsi Jambi 12 persen pada 2024.
"Pada tahun 2023 sebanyak 1.958 Baduta di Jambi telah menerima makanan tambahan dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi," katanya.
Lebih lanjut, kata Putut selain Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi Baduta, PTM juga diberikan kepada ibu hamil kurus dan balita kurus.
Ditegaskan Putut bahwa berikut ini kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan oleh PPS pada tahun 2023 :
1. Kegiatan tematik PPS stunting diantaranya minilokakarya, audit kasus stunting, pendampingan tpk, bapak asuh anak stunting,
data dan pelaporan keluarga beresiko stunting
(BAAS tahun 2023 terhimpun total Rp
2.221.337.300, dari 301 pemberi manfaat dan 3.759 penerima manfaat)
total bokb 2023 sebesar Rp 49.183.213.000 realisasi BOKB 2023 Rp 44.090.690.069 atau sekitar 89,65 persen. Total BOKB 2024 sebesar Rp 24.368.798.200,
2. Pemberian PMT Baduta stunting sebanyak 1.958
Baduta dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi,
3. Pemberian PMT untuk ibu hamil kurus dan balita kurus oleh Dinas Kesehatan Provinsi
bersumber BOK,
4. Penilaian TPPS terbaik tingkat kecamatan dan desa/kelurahan dengan pemberian apresiasi
dari TPPS Provinsi.
Sedangkan kegiatan PPS tahun 2024, antara lain :
1. Masih kegiatan tematik PPS stunting seperti tahun 2023, ditambah kampanye dan pemberdayaan kampung kb sera refresing TPK dalam upaya percepatan penurunan stuting,
2. Bantuan bahan pangan pokok BERAS fortifikasi untuk baduta stunting dari dinas ketahanan pangan provinsi,
3. Pemberian PMT untuk ibu hamil kurus dan balita kurus oleh Dinas Kesehatan provinsi
bersumber bok,
4. Intervensi dan pembentukan pangan jajanan aman di sekolah dan pembentukan pasar aman berbasis komunitas dari BPOM Jambi,
5. pemanfaatan satu data stunting dengan sop dari ketua TPPS Provinsi Jambi.
"Selama pelaksanaan rapat koordinasi ini kami sangat mengharapkan peran aktif bapak dan ibu agar kita bisa sharing dan berdiskusi agar semua tujuan yang kita harapkan pada pertemuan ini dapat tercapai dengan sukses," pungkasnya. (Tna)
OJK Periksa Ketat Bank Jambi dan Koordinasi Proaktif dengan APH Pasca Insiden Siber
Optimalkan Kinerja B04, Kanwil Kemenkum Jambi Kejar Percepatan Anggaran dan Reformasi Birokrasi
Fokus Mal Pelayanan Publik hingga Retribusi, Kemenkum Jambi Harmonisasikan Ranperbup Batang Hari
Bupati Tanjab Barat Hadiri Haul ke-87 Syekh Abdurrahman Siddiq di Sapat
Buka Rakor Tim Percepatan Penurunan Stunting, Wagub Jambi Abdullah Sani Minta Tim Capai Target


Optimalkan Kinerja B04, Kanwil Kemenkum Jambi Kejar Percepatan Anggaran dan Reformasi Birokrasi


