JAMBERITA.COM - Kualitas udara di Kuala Tungkal dan sekitarnya beberapa hari belakangan mulai memburuk. Bahkan hari ini, kabut asap semakin tebal menyelimuti udara Kuala Tungkal sejak pagi.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Syufrayogi Syaiful, mengatakan perlu langkah mendesak untuk menghadapi semakin memburuknya kualitas udara Tanjab Barat.
Menurut Yogi, salah satu upayanya harus ada peringatan dari Pemerintah Kabupaten demi melindungi kelompok sensitif agar tidak terpapar polusi lebih parah.
“Yang disayangkan sampai saat ini tidak ada upaya Dinas Kesehatan Tanjab Barat mengumumkan itu secara masif agar publik menerima pesan itu secara luas,” ujar politisi muda Partai Golkar ini, Jumat (29/9/23).
“Saat ini perlu sesegera mungkin memberikan peringatan, misalnya meminta untuk memakai masker di luar ruangan dan membatasi aktivitas luar ruangan,” tutur Yogi.
Kalau perlu, lanjutnya, Dinkes bisa membagikan masker gratis sambil memberikan himbauan tersebut.
Selain itu, Yogi juga meminta agar BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Kabupaten Tanjabbar, pro aktif mengupdate kondisi terkini, jika ada kebakaran lahan yang menjadi sumber kabut asap ini.
“Turun ke lapangan pantau titik-titik hotspot dan infokan ke masyarakat agar saling menjaga agar tidak membesar,” tukasnya.
Karena menurut dia, kondisi lahan di Tanjabbar yang dominan bergambut rawan akan kebakaran yang menjadi sumber kabut asap ini.
“Berkaca di tahun-sebelumnya, Sama-sama kita menjaga agar kabut asap tidak menjadi bencana besar. Jangan sampai kejadian beberapa tahun lalu terulang dimana aktifitas masyakarat terganggu bahkan sekolah diliburkan,” ujarnya.
Buruknya kualitas udara mulai membuat was-was masyarakat, terutama yang memiliki anak kecil.
“Anak-anak mulai terserang batuk pilek, kemungkinan besar akibat asap,”ungkap Yuli salah seorang warga.
“Makanya para orang tua, juga termasuk saya menyarankan mereka banyak minum, tapi bukan minum es. Karena ketika banyak minum itu, lumayan berkurang sakitnya,” ujarnya. (fir).
Tanjab Barat Boleh Bangga Pinang Betara Resmi Kantongi Sertifikat Indikasi Geografis
Bupati Tanjab Barat Bersama Kapolres Deklarasikan Sabuk Kamtibmas
Buka Pelatihan, Bupati Anwar Sadat Berharap Produk Lokal Tanjabbar Tembus Pasar Nasional
Pengesahan Ranperda Retribusi Ditunda, Jamal Sebut Ini Penyebabnya
Paripurna Pertama DPRD Tanjab Barat Sampaikan Nota Pengantar Ranperda APBD 2024
DPRD Tanjab Barat Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Program Pengendalian Gratifikasi KPK RI
KONI Jambi Dorong IPSI Matangkan Program Jelang BK PON 2027 & PON 2028


