Diduga Ada Jaringan Narkotika Didalam Lapas, Begini Jawaban Plt. Kalapas Jambi



Rabu, 20 September 2023 - 20:17:43 WIB



JAMBERITA.COM- Plt. Kepala Lapas Klas IIA Jambi Junaidi Edison angkat bicara terkait jaringan peredaran narkoba yang dituding berada ada didalam lapas klas IIA Jambi.

Seperti yang diketahui pada hari Selasa 19 September 2023 kemarin, dalam press release yang disampaikan oleh Kapolres Muaro Jambi AKBP Muharrman Artha berhasil membekuk bandar narkoba kelas kakap dengan barang bukti lebih dari setengah kilogram narkotika diamankan.

Lebih lanjut dalam pers release tersebut, Kapolres Muaro Jambi menuturkan jika pelaku merupakan pemain lama dan telah keluar masuk penjara dengan perkara yang sama.

Katanya, pelaku yang diamankan ini merupakan jaringan lapas Jambi, namun pihaknya belum bisa mengungkapkan siapa yang menjadi pemasok dari lapas tersebut.

Menanggapi berita yang beredar tersebut, Plt. Kepala Lapas Klas IIA 

Jambi, Junaidi Edison menuturkan ketika informasi tersebut beredar pihaknya belum menerima konfirmasi dari pihak Polres Muaro Jambi.

Namun terkait adanya keterlibatan narapidana tersebut, Junaidi menegaskan bahwa pihaknya akan menyelidiki hal tersebut.

"Terkait dengan pemberitaan rilis dari Kapolres Muaro Jambi, bahwa ada keterkaitan narapidana yang ada di lapas Jambi, dan perlu saya sampaikan bahwa waktu berita itu muncul kami belum menerima konfirmasi dari pihak Polres Muaro Jambi," katanya, Rabu (20/9/23).

"Kemudian terkait dengan keterlibatan narapidana ini juga sebetulnya masih dalam penyelidikan dari Polres Muaro Jambi," tambahnya.

Dijelaskan olehnya guna mendapatkan informasi lebih dalam kasus tersebut hari ini Rabu 20 September 2023, dirinya bersama Kepala Divisi Kemasyarakatan menyambangi Kapolres Muaro Jambi.

"Kami menyampaikan maksud dan tujuan kami terkait dengan pemberitaan rilis Pak Kapolres. Disitu tersampaikan bahwa ini masih dalam tahap penyelidikan. Tapi yang jelas itu masih pengakuan dari tersangka jadi sampai saat ini pun penyelidikannya terputus karena memang tidak ada bukti," tuturnya.

Disisi lain dirinya menegaskan bahwa jika berita tersebut benar maka pihaknya tidak tanggung-tanggung akan memberikan efek jera terhadap para pengedar narkoba tersebut. (Tna)



Artikel Rekomendasi