JAMBERITA.COM- Sebanyak 13 Desa di Muaro Sebapo, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi mengalami krisis air bersih. Menanggapi hal tersebut Polda Jambi langsung bergerak memberikan bantuan distribusi air bersih.
Berdasarkan penelusuran Jamberita.com, warga setempat mengaku sudah hampi 2 bulan ini kesulitan air bersih dan menurut Camat Mestong, Hermisah Putra mengatakan tahun ini merupakan tahun pertama dan terparah masyarakat kekurangan air bersih.
"Biasanya itu kan kita 5 bulan tidak hujan baru kesulitan akan air bersih, namun pada tahun ini baru 2 bulan masyarakat sudah mengeluhkan kurangnya air bersih," katanya, Selasa (12/9/23).
Sementara itu, warga setempat bapak Suprapto menyebutkan saat ini dirumahnya masih ada air namun dalam kondisi tidak layak konsumsi.
"Dirumah ada sumur cuma airnya kuning, jadi untuk sehari-hari kita minta air sama tetangga yang air sumurnya masih banyak," ungkapnya.
Sebagai informasi, sebelumnya Polda Jambi kemarin Senin 11 September 2023 telah memberikan distribusi air bersih di Perumahan Villa Cendana Asri Talang Bakung. Dimana di perumahan tersebut masyarakat juga mengeluhkan dan membutuhkan akan bersih.
Sama seperti kemarin, hari ini Polda Jambi juga menurunkan empat mobil Water Booming yang bermuatan 24 ribu liter untuk pendistribusian air bersih kepada masyarakat.
Didampingi Ditlantas, Dansat Brimob,
dan PJU Polda Jambi, dan jajaran serta Pemkab setempat. Kapolda Irjen Pol Rusdi Hartono turun langsung memantau dan memastikan masyarakat menerima bantuan air bersih tersebut.
"Beberapa daerah di Provinsi Jambi, telah mengalami kekeringan salah satunya di Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Kurang lebih dua bulan sumur milik masyarakat disini sudah mengering oleh karena itu kepolisian khususnya Polda Jambi berkerjasama dengan Pemda Mestong datang untuk membantu masyarakat. Kami membawa 4 kendaraan taktis yang kami isi air bersih," ucap Kapolda.
Irjen Pol Rusdi Hartono berharap apa yang dilakukan Polda Jambi hari ini, bisa membantu mengurangi beban masyarakat terhadap kebutuhan air bersih dampak dari musim kemarau.
"Dampak dari kemarau, sumur-sumur masyarakat kering, masyarakat kekurangan air bersih. Alhamdulillah dan mudah-mudahan ini bisa mengurangi kesulitan masyarakat terhadap air bersih di musim kemarau tahun ini," tutur Polda. (Tna)
Nah, Dua Anggota DPRD Provinsi Jambi Walkout dari Rapat Banggar, Ada Apa ?
BPS Minta Pemerintah Waspadai Kenaikan Harga Komoditas Beras dan Cabai Merah
Perluas Kesempatan Kerja, SAH Sosialisasi Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri
Pro Rakyat Tiada Henti, SAH Sukses Sosialisasikan BPJS Kesehatan
Sidang Sengketa Informasi di KI Jambi, Termohon BPN Tanjabtim Diminta Uji Konsekuensi


Danrem 042/Gapu di Kodim 0419/Tanjab : Jangan Buat Pelanggaran, Apalagi Judol!


