JAMBERITA.COM- Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi sampai dengan bulan Juli 2023, mencatat sebanyak 800 atau sekitar 72,73 Persen kampung keluarga berkualitas telah terbentuk.
Sebelumnya,selama 2023 BKKBN Provinsi Jambi telah menargetkan sebanyak 1.100 Kampung KB terbentuk.
Sementara itu, untuk capaian pembentukan kampung KB bila dibandingkan dengan target tahun 2024 sudah terbentuk 51,22 persen dari target kampung KB 1.562.
Humas BKKBN Provinsi Jambi, Mahilli berharap dengan adanya Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) yang sudah terbentuk dapat memberikan kontribusi positif dan menjadi ujung tombak dalam menurunkan prevalensi stunting.
"Selain itu kita berharap kampung KB bisa meningkatkan kesertaan KB jangka Panjang, menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Bayi (AKB) serta menurunkan kemiskinan ekstrem," katanya, Jum'at (28/7).
Disisi lain, kata Mahilli Kampung KB yang ada di Provinsi Jambi dapat dijadikan sebagai laboratorium bagi Perguruan Tinggi dan Institusi Pendidikan untuk melakukan penelitian dan studi lanjut mengenai Program Bangga Kencana khususnya pada 2 kabupaten yaitu Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Muaro Jambi.
"Dua kabupaten tersebut adalah Kabupaten dengan penurunan prevalensi stunting tertinggi yaitu 9,9 persen dan 8,6 persen,"tambahnya. (Tna)
Jelang Akhir Masa Jabatan, Komda PMKRI Sumbagsel Ingatkan Janji Gubernur-Wakil Gubernur Jambi
Jaksa Beri Pembekalan Untuk Antisipasi Korban Konflik Keagamaan
Peringati 10 Muharram, Pemprov Jambi Santuni Ribuan Anak Yatim
Jum'at Curhat, Pengemudi Ketek di Jambi Jadi Korban Pemalakan Preman Pasar
SAH Tegaskan Visi Prabowo di Rakernas Apdesi Membawa Harapan untuk Keadilan
Warga Bukit Intan Residence 2 Keluhkan PDAM Tirta Salam Tak Mengalir, Pasokan Terganggu!



