JAMBERITA.COM- Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Provinsi Jambi, Agus Pirngadi menyebutkan sejauh ini Progres sertifikasi tanah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi dari 11 Kabupaten/Kota masih terus berjalan.
Hal tersebut disampaikannya pada saat menghadiri Rapat Koordinasi Tematik Sektor Pertahanan, di Swiss-Belhotel. Rabu (7/6).
Menurutnya, adapun sertifikasi yang bermasalah yaitu kebanyakan lokasi tanah yang sudah dibangun menjadi gedung sekolah.
"Dulukan, penyerahannya karena kepercayaan misalnya dihibahkan untuk membangun sekolah, sementara diatas hitam putihnya tidak ada. Inilah menjadi kesulitan," katanya.
Sejauh ini kata Agus belum ada yang berkonflik atau mengklaim, hanya ada beberapa kendala dilapangan antara data yang dilaporkan dengan fakta dilapangan berbeda.
"Seperti yang diutarakan oleh pak Asan tadi, kemungkinan itu antara data yang dilaporkan karenakan kita mendapatkan data dari P3D karena ada pelimpahan kewenangan sesuai dengan UU 23 tahun 2014 dan kita menerimanya di tahun 2017 akhir dengan 2018 awal," sebutnya.
"Misalnya yang kita catat satu sekolah data yang diserahkan ke kita 2 hektare namun kenyataannya pada saat kita lakukan dilapangan tidak sampai lagi," pungkasnya.
Sebagai informasi adapun data jumlah pengajuan sertifikat dikantor pertanahan dari 11 Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi dan target 2023 sebagai berikut :
1. Kota Jambi dari target 35 baru pemberkasan 20, pengajuan BPN 0.
2. Kabupaten Bungo dari target 19 baru pemberkasan 5, pengajuan BPN 0.
3. Kabupaten Merangin dari target 16 baru pemberkasan 6, pengajuan BPN 0.
4. Kabupaten Kerinci dari target 14 baru pemberkasan 5, pengajuan BPN 0.
5. Kabupaten Batanghari dari target 18 baru pemberkasan 0, pengajuan BPN 0.
6. Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari target 17 baru pemberkasan 2, pengajuan BPN 0.
7. Kabupaten Sarolangun dari target 22 baru pemberkasan 2, pengajuan BPN 0 .
8. Kota Sungai Penuh dari target 3 baru pemberkasan 0,pengajuan BPN 0.
9. Kabupaten Muaro Jambi dari target 16 baru pemberkasan 6, pengajuan BPN 0.
10. Kabupaten Tebo dari target 22 baru pemberkasan 13, pengajuan BPN 0, sertifikat yang terbit baru 9.
11. Kabupaten Tanjung Jabung Timur dari target 9 baru pemberkasan 1, pengajuan BPN 0.
Jadi dari total jumlah keseluruhan target dari 11 Kabupaten/ Kota se-Provinsi Jambi yaitu 191 dan pemberkasan 60. Namun dari data tersebut sebanyak 87 persen tanah sekolah atau sekitar 166. (Tna)
Bawaslu Batanghari Sampaikan Laporan Keterbukaan Informasi ke KI Jambi
Hadiri Rakor Tematik Sektor Pertahanan, Al Haris Minta Pemda - Pemkab Cari Solusi Terbaik
Akhirnya, Kabag Hukum Pemkot Jambi Cabut Laporan Terhadap Cucu Nenek Hafsah
Sampai Bulan April, 8.962 Desa Sumbagsel Terjangkau Program OVOO Dari Pertamina
Tim Investigasi Uji Balistik Pistol G-2 Combat Usut Peluru Nyasar di UNP
