JAMBERITA.COM- Kuota Calon Jamaah Haji (CJH) Cadangan yang diberikan oleh Kementerian Agama RI untuk Jambi tahun 2023 sebanyak 273 orang.
Kuota tersebut dipersiapkan untuk mengganti jamaah berhak lunas biaya ibadah perjalanan haji (Bipih) 2023 yang berhalangan berangkat.
Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, Wahyudi Abdul Wahab mengatakan meskipun tidak tertulis, tetapi ada jemaah haji yang tidak berangkat.
Wahyudi menjelaskan calon jemaah haji umumnya berhalangan karena kondisi kesehatan, meninggal dunia dan tidak ada pendamping.
“Untuk bisa berangkat, cadangan ini harus melunasi, harus punya paspor dan harus rekam biometrik. Ketika nanti ada Jemaah yang tidak berangkat maka cadangan akan masuk melengkapi kuota Jemaah haji Provinsi Jambi,” katanya Rabu (26/4/23).
Ia menyebut jemaah yang berpotensi melakukan penundaan pemberangkatan 2023 ada sekitar 80 orang. Meliputi sakit, meninggal dunia, tidak ada pendamping, lansia dan kebutuhan lain.
“Tidak ada persoalan tentang pembiayaan pelunasan, buktinya jemaah cadangan dari 273 jemaah itu, sudah ada sekitar 90 orang yang melunasi,” sebutnya.
Pihaknya mengimbau kepada seluruh jemaah untuk melakukan pelunasan secepat mungkin di Bank Penerima Setoran dan melaporkannya ke Kementriann Agama kabupaten dan kota.
“Setelah pelunasan untuk dapat melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan untuk penyelesaian pengurusan dokumen,” pungkasnya. (Tna)
Gubernur Jambi Minta ASN Tingkatkan Kinerja, Al Haris : Tidak Hadir, Tidak Disiplin
Mulai Ada Titik Panas, Edi Purwanto Minta Pemprov Jambi Tidak Lengah Hadapi Karhutla
Jadi Kuasa Hukum YPJ, LBH Yusril Ihza Mahendra Laporkan Pemprov Jambi Ke Mabes Polri
Gubenur Jambi Pimpin Apel Kedisiplinan ASN Setelah Libur Lebaran
Tingkatkan Silaturahmi di Idul Fitri 1444 Hijriah, Ratu Munawaroh Datang ke Rumah Rumah



