JAMBERITA.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi memprediksikan bahwa pada musim kemarau di Provinsi Jambi akan terjadi pada bulan Mei mendatang.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Klas I Sultan Thaha Jambi, Annisa Fauziah mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Jika terpaksa dibakar maka diminta untuk memperhatikan lingkungannya seperti sampah dan lain-lain jangan sampai kebakaran itu meluas.
“Menjelang musim kemarau dan musim kemarau, biasanya kecepatan angin lebih tinggi dari biasanya dan kondisi kelembapan udara akan lebih kering dari biasanya, suhu udara juga akan lebih tinggi,”katanya.
“Hal tersebut mendukung atau masifnya api yang membakar suatu objek termasuk dari membakar sampah bisa menyebar ke mana-mana maka perlu waspada,” tambahnya.
Terkait hal ini, BMKG Jambi sudah menyampaikan prediksi musim kemarau kepada BPBD di masing-masing daerah dalam Provinsi Jambi dan kepada pihak terkait lainnya atas musim kemarau tahun ini serta waspada potensi kebakaran hutan dan lahan.
“Musim kemarau untuk wilayah Provinsi Jambi diprediksi hingga Oktober, kemudian November masuk lagi musim hujan,” pungkasnya. (Tna)
Momentum Lebaran, Ribuan Pengunjung Padati Lapas Kelas II A Jambi
Dinilai Tak Sesuai, KAD Desak Gubernur Jambi Tolak Hasil Pengerjaan RTH Angso Duo
Kunjungan Warga Binaan Lapas dan Rutan di Jambi Kembali Dibuka, Ini Syaratnya


Mandiri Ekonomi, GP Ansor Jambi Bakal Luncurkan BUMA di Harla ke-92

