JAMBERITA.COM- Peserta lelang jabatan eselon II di Lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi menuai sorotan publik. Pasalnya, salah satu peserta yang lolos administrasi diduga tidak sesuai dengan persyaratan sebagaimana mestinya.
Seperti misalnya pada lelang jabatan Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, tertera jenis syarat pendidikan , yakni Teknik Sipil/Industri/Arsitektur dan Pengairan. Sementara salah satu peserta dalam CV nya terdapat teknik mesin. Namun diumumkan lulus syarat administrasi sehingga menjadi sorotan.
Pengamat Kebijakan Publik Jambi Dr Novriadi mengungkapkan, soal lelang ini jangan terlalu mengikuti keinginan, karena pejabat juga profilnya harus memenuhi karakteristik persoalan kota. "Dalam hal ini kompetensi diutamakan, jika tak lulus jangan dipaksakana," tegasnya kepada jamberita.com, Selasa (21/3/2023).
Novriadi juga menyingung soal peserta lelang jabatan dalam mengisi posisi strategis pada Organisasi Perangat Daerah (OPD) di Pemkot Jambi, yakni Dinas PUPR . "Kadis PUPR misalnya, andai tak memenuhi syarat ya jangan dilantik, kenapa tantangan bidang nya besar. Jalanan mulai hancur, ini membutuhkan pejabat yang mampu secara kualifikasi dan kompetensi," jelasnya.
Sebelumnya, Jum'at (18/3) lalu, jamberita.com mencoba mengkonfirmasi Ketua Pansel Lelang Jabatan Kota Jambi Samsurizal Tan. Nmun belum ada tanggapan baik lewat telepon maupun pesan WhatsApp nya yang tertanda centang biru alias hanya di baca saja.(*afm)
Edi Targetkan Kolam Retensi Jambi Rampung November, Dorong Jadi Model Pengendalian Banjir Nasional
UNJA Dorong Pengembangan Hutan untuk Bioekonomi Berkelanjutan
Pemprov Jambi Angkat Bicara Terkait Larangan Impor Baju Bekas, Ini Kata Sekda
Semakin Elegan, Honda Gold Wing 1800 Terbaru Hadir di Indonesia
Kanwil Kemenag Provinsi Jambi Pantau Hilal Awal Ramadan Awal Ramadhan 22 Maret Ini
Edi Targetkan Kolam Retensi Jambi Rampung November, Dorong Jadi Model Pengendalian Banjir Nasional


