Harga TBS di Provinsi Jambi Turun, Agus Rizal Sebut Ada Peningkatan Ekspor CPO



Jumat, 17 Maret 2023 - 14:45:40 WIB



JAMBERITA.COM– Harga Tandan Buah Sawit (TBS) di Provinsi Jambi, kembali turun. Setelah mengalami kenaikan dua minggu lalu, minggu ini petani harus berlapang dada.

Setidaknya, perkilogramnya, terjadi penurunan harga sebesar Rp 20,20 untuk sawit usia 10-20 tahun. 

Sehingga untuk periode 17 sampai 23 Maret 2023, harganya Rp 2.793,52 perkilogramnya. 

Sementara penurunan harga rata-rata menurut umur tanaman sebesar Rp 18,70 perkilogramnya.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agus Rizal mengatakan, harga ini berlaku hingga satu minggu ke depan, sampai dilaksanakan lagi rapat Tim/Pokja Penetapan Harga Tandan Buah Segar Provinsi Jambi, Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, serta perusahaan mitra, pekebun dan instansi terkait lainnya. 

Harga tersebut ditetapkan berdasarkan hasil rapat yang dilaksanakan pada Kamis (16/3) itu, dan berlaku hanya untuk petani mitra Provinsi Jambi. 

“Harga TBS berbeda-beda berdasarkan usia tanam,” katanya, saat dikonfirmasi. Jum'at (17/3/23).

Menurutnya, untuk TBS dengan usia tanam 9 tahun, harga perkilogramnya adalah Rp 2.714,49. Kemudian, TBS dengan usia tanam 10-20 tahun, harga perkilogramnya Rp 2.793,52.

 Selanjutnya, untuk TBS dengan usia tanam 21-24 tahun, adalah Rp 2.706,16 perkilogramnya. Terakhir, TBS dengan usia tanam 25 tahun ke atas adalah Rp 2.575,95 perkilogramnya.   

Terjadinya penurunan harga TBS ini, dipengaruhi oleh kondisi pasar dunia. Ia menyebutnya, ada peningkatan ekspor CPO dari Malaysia, sehingga mempengaruhi ekspor di Indonesia.

“Infonya, ada peningkatan ekspor CPO dari Malaysia dan pengurangan pajak impor Inggris terhadap CPO Malaysia ke Inggris,” jelasnya.

Selain harga TBS, dalam rapat itu juga dibahas mengenai harga rata-rata CPO, yakni Rp 12.452, dan harga rata-rata inti sawit adalah Rp 6.088,91. (Tna)



Artikel Rekomendasi