JAMBERITA.COM- Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jambi menggelar Pra Rapat Kerja Daerah (Pra Rakerda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Jambi tahun 2023, berlangsung di Hotel Aston Kota Jambi. Senin (27/02/23).
Rakerda yang dilaksanakan oleh BKKBN diikuti oleh 11 mitra yang terdiri dari Kabupaten, Kota se-Provinsi Jambi dan berlangsung selama dua hari mulai 27-28 Februari 2023.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jambi Dr. Munawar Ibrahim dalam Pra Rakerda dan pemaparan materi menyampaikan tentang Arah Kebijakan Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS).
Ada beberapa hal yang berhubungan dengan Program Bangga Kencana dan PPS, pertama meningkatkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing melalui pengendalian penduduk dan penguatan tata kelola kependudukan, kedua penguatan pelaksanaan perlindungan sosial, ketiga pelaksana peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan tempat peningkatan pemerataan layanan pendidikan berkualitas dan lainnya.
Disisi lain terkait dengan faktor dan target pada tahun 2023 berdasarkan program nasional saat ini sebanyak 2.07 angka kelahiran total, 194 kematian ibu dan 14 persen prevalensi stunting.
"Berdasarkan yang disampaikan oleh Menko PMK pada saat HUT Provinsi Jambi lalu, dimana beliau mengharapkan prevalensi stunting Provinsi Jambi bisa mencapai 1 digit dan untuk mewujudkan itu semua membutuhkan kerjasama dan kinerja kita semua," kata Munawar.
Sedangkan untuk arah kebijakan BKKBN sendiri yaitu pertama memperkuat penyelenggaraan tata kelola kependudukan, kedua menyempurnakan penyelenggara program bantuan seluruh penduduk yang lebih akurat dan integrasi dan adaptif jaminan sosial.
Ketiga meningkatkan pelayanan kesehatan menuju cakupan kesehatan semesta dengan fokus pada satu peningkatan kesehatan ibu,anak, KB dan kesehatan reproduksi serta pelayanan kesehatan usia lanjut.
Dan juga pelayanan penurunan stunting bisa dilakukan melalui perbaikan Gizi Ibu hamil dan balita, serta pendampingan pemerintah daerah dan keluarga, serta percepatan penurunan stunting dan wasting.
"Fokus kegiatan BKKBN yaitu pertama Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) pengasuhan balita, kedua penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja serta edukasi kepada keluarga yang memiliki remaja dan ketiga peningkatan kapasitas keluarga lansia dalam pendampingan pelayanan lansia sebagai upaya penguatan fungsi keluarga," tambahnya.
Dalam pemaparan materi tersebut Munawar menyebutkan bahwa sejauh ini indeks pembangunan keluarga sebanyak 62,43 dan media usia kawin pertama perempuan berusia 21 tahun. (Tna)
Alkal Ungkap Oknum Tertentu Diduga Sengaja Rusak Ruas Jalan, Ini Modus nya
Temui Gubernur Jambi, Manajemen Petrochina Sebut Pihaknya Baru Dapat Perpanjangan Kontrak
Ikatan Motor Honda Jambi Ukir Prestasi di Ajang Drag Bike Piala Gubernur
Pro Rakyat ! SAH minta BPJS Tanggung Pengobatan Pasien sampai Sembuh
Terima Kunjungan, Kaper BKKBN Provinsi Jambi Apresiasi Inovasi TPPS Kabupaten Merangin
Saidina Usman Jadi Pj Rektor Unbari, Camelia Serahkan Langsung SK Penunjukan


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



