JAMBERITA.COM- Panggung Aula Kantor Bahasa Provinsi Jambi menjadi panggung istimewa bagi 20 Penutur Muda Senandung Jolo Kumpeh. Para penutur muda bersama tiga maestro (Maryam, Degum, dan Zuhdi) menyuguhkan sebuah tontonan dihadapan
Wakil Gubernur Jambi, beberapa kepala OPD, akademisi, guru, seniman, dan para pengkaji Bahasa.
Dalam Sambutannya, penanggung jawab program Mutia Zulhaz menyampaikan bahwa Program DKPM ini sudah dilaksanakan sejak Bulan Oktober-Desember, selain pembuatan video dokumenter maestro senandung jolo juga ada aktivitas belajar bersama. Rangkaian dari program ini, hari ini kami wujudkan dengan pemutaran film, pementasan, dan seminar dengan Narasumber Nukman(ATL Jambi), Jafar Rasuh(Budayawan Jambi), dan Jabatin Bangun(IKJ).
Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani memberi apresiasi atas semangat belajar tradisi anak-anak dari Tanjung. Saat ini biasanya anak-anak lebih suka bermain gadget. Namun tidak dengan anak-anak ini, mereka justru ikut membantu mewariskan budaya. “Ananda adalah pejuang terhadap budaya Jambi, ” katanya.
Wagub juga meminta agar Dinas Pendidikan Provinsi Jambi memberi perhatian terhadap pelestarian budaya daerah.
Dalam sambutannya Dirjen Kebudayaan yang diwakili oleh Kepala BPK Wilayah V Dr. Agus Widiatmoko menyebutkan bahwa Program Dokumentasi Karya dan Pengetahuan Maestro(DKPM)Senandung Jolo yang diinisiasi Mutia Lestari Zulhaz dengan dukungan Dana Indonesiana dan LPDP ini dapat menjadi salah satu upaya pelestarian karya budaya yang dimiliki oleh Provinsi Jambi.(*)
Ingatkan Terminologi Angka Nol, SAH Tegaskan Kader Gerindra Harus Loyal Putusan Partai
Anggota Fraksi PKS Walk-out dari Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi
Kunjungi Stand UMKM Jambi Mantap Expo, Masyarakat Antusias Berfoto bersama Edi Purwanto
Ketua TP PKK Provinsi Jambi Resmikan Pembentukan Kelompok BKB HI Dan Buka Kelas Orang Tua Hebat
Muaro Jambi Angka Stunting Tertinggi, BKKBN : Target Kita Tahun Ini Turunkan 17-18 Persen
Pastikan Kepastian Hukum, Kanwil Kemenkum Jambi Sisir Status Kewarganegaraan Warga Keturunan


