Data Ulang Jumlah Penyandang Disabilitas, Dinsosdukcapil: Silahkan Ajukan Permohonan



Selasa, 20 Desember 2022 - 10:42:22 WIB



Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jambi Arief Munandar.
Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jambi Arief Munandar.

JAMBERITA.COM- Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi Arief Munandar meminta verifikasi data ulang 16.000 Disabilitas di Jambi.

Arief menejelaskan, banyaknya jumlah data disabilitas yang kami punya sama yang dilapangan harus segera disinkronkan apakah benar sebanyak itu atau bahkan lebih."16.000 data disabilitas yang di Provinsi Jambi dan ini perlu verifikasi lagi di lapangan apa betul 16.000, kita juga minta juga BNBA nya dan kita pastikan mereka punya kartu menikah,"katanya.

Lebih lanjut Arief menuturkan, adanya peraturan terbaru yang menjelaskan bahwa salah satu syarat mendapatkan bantuan sosial adalah kartu nikah."Kadang-kadang kondisi disabilitas ini agak minder agak malas keluar dan mereka merasa enggak ada gunanya dan kurang percaya diri, jadi ini kita dorong karena mereka juga adalah warga negara kita apalagi memang aturan sekarang," tambahnya.

Ia menghimbau seluruh Pemda dan Pemkab untuk berkerjasama untuk mendata ulang berapa jumlah disabilitas yang ada dan apa saja yang mereka butuhkan."Kemarin kita sudah mendapat data itu hampir berapa ya pokoknya hampir Rp3 Miliar kita siapkan uang untuk membeli kursi roda khusus, tongkat sudah itu alat bantu dengar serta tangan palsu,"jelasnya.

Selain itu Arief juga mengajak masyarakat membuat permohonan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi tidak hanya dari APBD Provinsi, tapi mereka juga meminta Kementerian sosial (Kemensos) melalui CSR untuk membantu teman-teman disabilitas.

"Sekarang silakan kalau ada masyarakat yang membutuhkan terutama teman-teman kita yang ada disabilitas silahkan untuk mengajukan permohonannya kepada Pemprov, tidak hanya dari APBD Provinsi aja kita berkomunikasi juga dengan Kementerian Sosial meminta bantuan dana melalui CSR," tuturnya.(afm)





Artikel Rekomendasi