JAMBERITA.COM - Pemilik akun tiktok @jasmineandmomma akhirnya menyampaikan permohonan maaf atas postingan terkait dengan hewan hewan satwa di Kebun Binatang Taman Rimbo Jambi beberapa waktu lalu.
Postingan tersebut menjadi viral sampai dengan di respon oleh pihak Kementerian. Pasalnya, dalam postingan itu, pemilik akun menyampaikan informasi bahwa hewan hewan satwa yang dilindungi itu terkesan tidak dirawat, lemas dan tidak dikasih makan.
"Dengan ini saya minta maaf soal informasi yang sudah menyebar luas, setelah saya konfirmasi ke pengelola kebun binatang, ternyata kondisi nya baik baik saja, seperti gajah ternyata sehat harimau juga sehat," ujar Sallie Rozak pemilik akun tersebut, Selasa (21/11/2022).
Selain itu kata Sallie, Singa dan Beruang juga masih aktif dan tidak ada masalah dengan kondisi sehat dan makan yang teratur." Dengan itu saya minta maaf baik kepada pengelola Taman Rimba dan pihak terkait, saya mengingatkan ke semua pihak agar lebih bijak dalam ber media sosial (Medsos)," jelasnya.
Kepala UPTD Kebun Binatang Taman Rimba Jambi Erliyani mengingatkan bagi para pengunjung, pihaknya tidak melarang untuk memvidoe dan memfoto hewan hewan satwa di sana, tetapi dengan catatan mengkonfirmasi pihak pengelola terlebih dahulu.
"Jadi yang menyebar itu tidak benar, saya imbau para pengunjung, untuk tidak menganggu kenyamanan para hewan satwa, karena kalau kita menganggu mereka sedang tidur itu sama dengan menganggu kenyamanan mereka," jelasnya.
Dirinya juga mengingatkan dengan kejadian yang viral tersebut agar dapat menjadi pelajaran bagi semua."Awalnya kita mau sempat somasi dan saya sudah koordinasi dengan pihak Biro Hukum, tapi karena dia sudah ada niat baik ya sudah kita maafkan," pungkasnya.(afm)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Kapolda Jambi Minta Penyidik Profesional, Tidak Boleh Dzolim
Kejurprov Tinju Amatir Indonesia Jambi Selesai, Ini Para Juaranya


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



