JAMBERITA.COM- Anggota DPRD Provinsi Jambi ingatkan Gubenur Jambi dan TAPD Pemprov Jambi harus benar-benar komitmen bahwa pembangunan jalan Simpang Karmeo-Kilangan dengan anggaran APBD Perubahan Rp50 Miliar jalan alternatif bukan untuk angkutan Batubara.
Hal itu diungkapkan oleh anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Partai Gerindra Rocky Chandra.
"Terhadap jalan alternatif Simpang Karmeo-Kilangan, Kabupaten Batanghari, kami Fraksi Gerindra mengingatkan kepada saudara Gubernur Jambi bersama TAPD dan Dinas PUPR benar-benar berkomitmen sekaligus bertanggungjawab bahwa pembangunan jalan tersebut akan digunakan sebagai jalan umum untuk mengurai kemacetan akibat angkutan Batubara. Bukan jalan khusus angkutan Batubara," tegasnya.
Ia juga mengatakan, ruas jalan tersebut yang masih non status, Fraksi Gerinda juga meminta kepada Gubernur Jambi dan OPD terkait agar diusulkan menjadi jalan Provinsi pada usulan perubahan SK jalan.
"Fraksi Gerindra juga mengingatkan agar penanganan ruas jalan lainnya yang menjadi kewenangan Provinsi Jambi tetap menjadi prioritas. Bersamaan hal itu, Fraksi Gerindra sepakat dengan Badan Anggaran DPRD Provinsi Jambi bahwa Pembangunan jalan alternatif Simpang Karmeo-Kilangan sebesar Rp50 M," tutupnya.
Jangan Asal Comot, Kini Kemenkum Jambi Gandeng LMKN, Pelanggar Hak Cipta Siap-Siap Kena Sanksi?
Prof Marizal, Dari Anak Petani dan Penjual Gorengan yang Kini Jadi Guru Besar UNJA
SAH Tinjau Kebun Tembakau Helvetia, Perkuat Komitmen PTPN I dalam Pengembangan Komoditas Bersejarah
10 Pemuda Pelopor Jambi Terima Uang Pembinaan di Hari Sumpah Pemuda
Bersatu Bangun Bangsa, Pemprov Jambi Peringati Hari Sumpah Pemuda
Ketua KI Apresiasi Launching Studio Monitoring, Call Center dan Website KPID
Danrem 042/Garuda Putih Sambut Kedatangan Wamenaker RI dalam Kunjungan Kerja ke Provinsi Jambi

