Manggala Garuda Putih Ormas Seni Budaya Jambi Targetkan 200.000 Keanggotaan



Rabu, 31 Agustus 2022 - 12:44:37 WIB



JAMBERITA.COM - Organisasi Masyarakat (Ormas) Manggala Garuda Putih Provinsi Jambi menargetkan sebanyak 200.000 keanggotaan dari sebelas kabupaten kota pada 2024 mendatang.

Ketua DPD Manggala Garuda Putih Jambi Saprudin mengungkapkan bahwa DPD Manggala Garuda Putih baru lahir pada Mei 2022 lalu dan terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jambi.

"Kita dapat izin bulan 5 tahun 2022, jadi kita akan konsuldasi dari dalam dulu, saat ini kepengurusan sudah ada sekitar 100 orang, 2024 kita targetkan 200.000 anggota se Provinsi Jambi," ungkapnya, usai menggelar acara kerjasama dengan Pemprov Jambi melalui Kesbangpol, Rabu (31/8/2022).

Menurut Saprudin Ormas tersebut di Provinsi Jambi terbilang baru, tetapi di tingkat nasional versi Kesebangpol Manggala Garuda Putih merupakan ormas nomor 4 terbesar di Indonesia dan sudah ada perwakilan di Filipina, Malaysia dan Brunei Darussalam.

"Manggala dibawa tni/polri makanya anggota ada tni/polri yang masih aktif untuk bersatu saling memajukan, karena memajukan daerah salah satunya dengan seni budaya," ungkapnya.

Berdirinya Manggala Garuda Putih bertujuan dan siap berkontribusi untuk menyatukan semua lini seni budaya yang ada di Provinsi Jambi. Karena dengan kemajuan zaman, seni budaya mulai perlahan tergerus di kehidupan bermasyarakat.

"Sesuai dengan tema yang diusung Peran Pemuda dalam Melestarikan Seni Budaya dan bekerjasama bersama Kesbangpol Provinsi Jambi. Kalau kita lihat seni budaya sangat miris sekali sudah mulai redup," tuturnya.

Untuk itu, dengan tugas peran Ormas Manggala Garuda Putih supaya semua bentuk seni budaya yang ada di Provinsi Jambi agar dapat terakomodir."Nanti secara keseluruhan akan kita himpun, sehingga bisa membesarkan nama Jambi baik secara nasional. Kita membuka diri, nanti kita rangkul," ujarnya.

Saprudin menyatakan Manggala Garuda Putih berorientasi pada Seni Budaya dan tidak berafiliasi pada Parpol, melainkan harus menjadi gerbang seni budaya. "Makanya kita harus menjadi motor dan penggeraknya , mudah mudahan ini terwujud, semua bisa sama sama bersatu," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi