JAMBERITA.COM - Pihak kepolisian selidiki penemuan sosok mayat bocah perempuan diduga Keyla Septa Saputri Ayu yang sempat dilaporkan hilang lalu kini ditemukan dalam septic tank dengan kondisi meninggal dunia.
"Saat ini kami masih mendalami lagi penyebab dari kematian anak ini. Karena awal kita lakukan evakuasi kondisi sudah tidak bernyawa," kata Kapolsek Kotabaru, Kota Jambi, Kompol Dhagdag kepada wartawan di lokasi kejadian, Senin (25/7/2022).
Informasi yang beredar di dunia maya, hilangnya Keyla ini diketahui pada Sabtu (23/7). Dari informasi itu Keyla disebut hilang oleh keluarga dengan kemudian dilaporkan ke polisi. Pihak keluarga merasa curiga jika Keyla tersebut hilang lantaran diculik.
Namun dugaan penculikan itu belum dapat dibuktikan oleh orang tua Keyla. Apalagi kala itu keluarga juga sudah mencari Keyla kemana-mana. "Iya jadi memang sempat dilaporkan ke Polresta yang melaporkannya pihak keluarganya," ungkapnya.
Menurut nya, pihaknya kini masih mendalami atas dugaan kematian bocah perempuan tersebut. Polisi juga belum dapat memastikan apakah bocah perempuan ini tewas akibat dibunuh atau tewas karena apa."Ini masih kita dalam lagi soal itu, yang jelas semuanya masih pendalaman kita," katanya.
Dugaan sementara tewasnya Keyla ini karena bermain di sekitaran Septi thank. Namun polisi juga belum bisa memastikan apakah karena terjatuh kedalam atau memang sengaja dimasukan kedalamnya.
Saat ini, polisi juga sudah memeriksa beberapa saksi atas penemuan jasad bocah perempuan tersebut. Saksi yang diperiksa ini mulai dari keluarga serta kedua orang tua bocah demi mengungkap tewasnya bocah bernama Keyla."Ditemukannya tewas pada sore tadi sekitar pukul 16.00Wib, dan sudah ada berapa saksi yang kita periksa mulai dari keluarga termasuk orang tuanya juga," ujarnya.
Awal mula ketemunya jasad Keyla ini ketika pihak keluarga mencoba mencaritahu keberadaan anaknya kepada bocah seusianya. Dari sana keluarga ditunjukan jika keberadaan Keyla disekitaran septic tank yang berada tidak jauh dari rumah nya.
Disitu, keluarga awalnya tak curiga jika bocah perempuan itu berada didalam septic tank dengan kondisi sudah tak bernyawa. Mereka merasa tak menyangka jika kondisi septic tank itu pun juga tertutup dan tidak terbuka."Nah itu lah yang masih kita dalami lagi, memang kondisinya tertutup, apa ini terjatuh atau apa itu yang masih kita dalami lagi," tegasnya.
Sejauh ini polisi juga sudah membawa jenazah bocah itu ke Rumah Sakit untuk proses autopsi. Kematian bocah perempuan ini juga masih dalam penyelidikan polisi. Apalagi warga juga termasuk keluarga curiga jika bocah itu tewas didalam septic tank yang kondisi tertutup.
"Kalau dugaan tewasnya bocah ini masih kita telusuri lagi. Karena kita belum bisa memastikannya. Kita juga sudah memeriksa beberapa saksi-saksi untuk mencaritahu penyebab tewasnya bocah ini," tegasnya.
Sementara itu, paman dari bocah itu Sampris menyebutkan jika memang awal mula Keyla disebut keluarga sempat bermain bersama teman sebaya nya disekitaran septic tank disana. Namun keluarga tidak curiga jika Keyla tewas didalam Septic tank yang kondisi tertutup dengan kondisi coran yang dapat dibuka.
"Awalnya ini kan ada teman sebaya anak adik saya itu yang menunjukan dimana Keyla. Lalu ditunjuk lah ada disekitaran Septic tank itu. Cuman kan kita tidak curiga karena kondisi septic tank tertutup. Lalu di tanya lagi dimana, masih ditunjuk disitu. Dan dibukalah septic tank nya ternyata ada didalamnya," ungkapnya.
Sampris pun merasa janggal atas kematian keponakanya itu terlebih septic tank tertutup. "Saya merasa janggal kalau tewasnya ini. Soalnya kan septic tank itu ditutup, mana mungkin anak sebesar itu bisa mengangkat tutupan septic tank yang sudah di cor semen itu kan. Karena kan septic tank nya juga besar, kita yang dewasa seperti ini be mungkin berat angkat tutup septic tank itu," jelasnya.
Sebagai paman, tentu dia menduga tewasnya keponakannya itu akibat dibunuh. Namun dia belum bisa memastikan lantaran menyerahkan kasus itu ke polisi."Kalau kearah situ saya curiganya gitu, tapi kita tunggu dululah hasil pemeriksaan polisi," pungkasnya.(afm/ir)
Siswa SMPN 11 'Melek' Hutan! Mahasiswa UNJA Bongkar Rahasia Cuan dari Pohon Tanpa Harus Menebang?
Mahasiswa Kehutanan UNJA Kenalkan 'Hutan Ajaib di Tepi Laut' ke Siswa SMPN 17 Kota Jambi
Respon Rektor UNJA Prof Helmi, Tindaklanjuti Intruksi Pusat Terkait Efesinsi Anggaran
Dilaporkan Hilang, Kekey Ditemukan Dalam Septic Tank Dengan Kondisi Tidak Bernyawa
Autopsi Ulang Brigadir J Rabu Mendatang, Ratusan Personel Polda Jambi Disiagakan
Autopsi Ulang Brigadir J di RSUD Sungai Bahar Dapat Disaksikan Langsung Keluarga, Ini Tahapannya


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



