Kementerian ESDM Segera Keluarkan Regulasi Ilegal Drilling di Jambi, Al Haris : Alhamdulillah



Sabtu, 23 April 2022 - 11:02:23 WIB



Gubernur Jambi Al Haris saat berada di Jakarta dalam rangka rapat bersama Kementerian ESDM RI, Jum'at (22/4/2022).
Gubernur Jambi Al Haris saat berada di Jakarta dalam rangka rapat bersama Kementerian ESDM RI, Jum'at (22/4/2022).

JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris diundang rapat bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Minenal (ESDM) RI di Ruang Rapat Sarulla Gedung Chaerul Saleh ESDM RI, Jakarta Pusat, Jum’at (22/04/2022) sore.

Selain Al Haris, Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru juga diundang dalam rapat tersebut. Dikatakan Al Haris Pemerintah Pusat melalui Kementerian ESDM RI akan segera mengatur ilegal drilling yang ada di Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

“Alhamdulillah hari ini, kita bersama Pemerintah Provinsi Sumsel baru saja diundang rapat oleh Bapak Menteri ESDM untuk membahas permasalahan sumur masyarakat," katanya.

Al Haris mengatakan, Pemprov Jambi sangat menyambut baik apa yang telah dilakukan Kementerian ESDM sebagai langkah awal dalam upaya menangani permasalahan sumur masyarakat di Provinsi Jambi.

"Bapak Menteri ESDM RI telah sepakat untuk segera mengatur sumur masyarakat (ilegal drilling) dengan baik melalui regulasi yang tepat, sehingga kedepannya tidak ada lagi sumur sumur liar di Provinsi Jambi," harapnya.

Menurut Al Haris, Kementerian ESDM RI akan segera mengeluarkan regulasi untuk mengatur semuanya itu, sehingga nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Jambi.

“Saya mengharapkan dengan adanya regulasi dari Pemerintah Pusat terhadap sumur sumur masyarakat ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Provinsi Jambi. Tentunya masyarakat harus benar benar melaksanakan serta mematuhi regulasi yang telah ditentukan oleh Pemerintah Pusat,” ujarnya.

Untuk itu Al Haris mengajak bersama sama berdo'a, dengan adanya regulasi dari pemerintah pusat, permasalahan sumur masyarakat di Provinsi Jambi segera teratasi.

“Rapat ini merupakan langkah awal dalam membahas sumur masyarakat ini, yang nantinya pada tanggal 22 s/d 23 Mei 2022 kita akan kembali mengadakan rapat di Provinsi Sumatera Selatan untuk membahas lebih lanjut langkah langkah nyata dalam mengatasi permasalahan sumur masyarakat melalui regulasi,” jelasnya.

Pada rapat tersebut, juga turut dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Perwakilan Kepolisian Daerah Jambi dan para tamu undangan lainnya.(afm)





Artikel Rekomendasi