Dapat Laporan Minyak Goreng Langka, dari Tebo Kapolda Juga Bertolak ke Sarolangun



Minggu, 06 Maret 2022 - 22:31:26 WIB



JAMBERITA.COM - Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo setelah memantau operasi Pasar Mura di Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, langsung bertolak ke Singkut Kabupaten Sarolangun, Minggu (6/3/2022).

Dalam kegiatan itu, Kapolda Jambi tampak didampingi Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Supriono, dan Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto juga meninjau Pasar Murah Minyak Goreng di Kelurahan Sungai Benteng, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun.

Sebelum melakukan rapat bersama Bupati dan Forkopimda Sarolangun, Kapolda Jambi mendengar keluhan warga yang berada dalam Pasar Murah Minyak Goreng tersebut.

Kapolda menjelaskan maksud kedatangannya di dua tempat tersebut yakni di Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo dan Kecamatan Singkut Kabupaten Sarolangun dilatarbelakangi dengan adanya laporan warga yang mereka terima.

"Latar belakangnya adalah laporan yang kita terima dari nomor bantuan Polisi 085-360-555-222, terkait langkanya minyak goreng di Singkut maupun di Rimbo Bujang," tegasnya.

Kapolda mengatakan, dari diskusi pihaknya dengan masyarakat dan distributor maupun produsen dapat mereka simpulkan penyebabnya, pertama itu adanya pembelian yang panik."Masyarakat mungkin panik takut minyak goreng habis, dia beli banyak-banyak, kemudian disimpan di rumahnya sehingga masyarakat yang lain nggak kebagian," terangnya.

Kapolda menambahkan, penyebab langkanya minyak goreng, juga adanya spekulan yang melihat bahwa minyak goreng saat ini sangat dibutuhkan, spekulan pun berspekulasi dengan memborong minyak goreng yang kemudian dia jual lagi.

Di samping itu penyebabnya adalah harga minyak CPO yang tinggi di luar negeri, sehingga pemerintah mengeluarkan aturan untuk orang boleh ekspor, dia harus memenuhi minimal 20 persen kebutuhan lokal.

“Saya Jelaskan bahwa di Jambi ini ada dua pabrik Minyak goreng yang produksi kesehariannya 140.000 Kilo liter, sementara di Sarolangun dan di Tebo kebutuhan hariannya 10.000 kilo liter minyak goreng," bebernya.

"Jadi kalau 140.000 Kilo liter insyaAllah masih cukup itu baru dari 2 produsen belum lagi nanti ada teman-teman yang punya retail yang pabriknya di Jakarta belum lagi yang curah, itu InsyaAllah cukup,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolda menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut, khawatir dan tidak perlu membeli minyak goreng secara berlebihan.“Jadi Masyarakat tidak usah takut, tidak usah khawatir, tidak usah beli banyak-banyak, bahkan suplai Minggu ke 4 bulan Februari itu lebih banyak daripada suplai minggu-minggu sebelumnya, ini pak Bupati yang mengatur untuk di Sarolangun dan nanti saya laporkan kepada Gubernur supaya Bupati yang lain melakukan hal yang sama," harapnya.

Sebelumnya, kedatangan Kapolda bersama rombongan juga disambut langsung oleh Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra, Kapolres Sarolangun AKBP Anggun Cahyono, Dandim 04/20 Sarko Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis, Ketua DPRD Kab Sarolangun Tontawi Jauhari, serta unsur terkait.(afm)





Artikel Rekomendasi