Komitmen JNE Bantu UMKM Naik Kelas



Selasa, 04 Januari 2022 - 22:33:10 WIB



JAMBERITA.COM- Keberadaan JNE sebagai perusahaan jasa logistik telah mempermudah UMKM di seluruh Indonesia untuk memasarkan produknya.  JNE telah menguhubungkan UMKM dan konsumennya.  Dimana, konsumen tak perlu lagi bertatap muka dengan penjual namun tinggal menunggu produk pilihannya di rumah.

Apalagi di tengah pandemic Covid-19. UMKM banyak memanfaatkan platform digital untuk menjual secara online. Maka barang yang dipesan harus dikirim menggunakan jasa kurir.

Salah satu pelanggan JNE di Jambi adalah Umi Arfi. Ibu dari tiga anak ini menggunakan jasa kurir JNE karena pengiriman tepat waktu dan biayanya juga terjangkau. Terlebih banyak pilihan.  JNE memiliki empat jenis layanan pengiriman, yakni Ongkos Kirim Ekonomis (OKE), Reguler (REG), Yakin Esok Sampai (YES), dan Super Speed (SS). “Customer kita kadang minta cepat, JNE ini pengirimannya cepat sampai,” kata Umi.

Ia sendiri sudah menekuni penjualan online dari berbagai produk selama hampir 5 tahun.  Semua produk yang dipilih konsumennya menggunakan jasa kurir JNE.  “Jadi hampir setiap hari order barang. Setelah sampai baru dipacking ke konsumen,” katanya lagi.

Eri Palgunadi, VP Of Marketing JNE mengatakan JNE telah menghubungkan UMKM dengan konsumennya. Saat ini sudah memiliki 80000 jaringan di sleuruh Indonesia, ada 60.000 man power, 11 000 ribu angkutan baik truk, mobil dan motor yang siap menngantarkan produk ke alamat yang dituju. “Setiap tahun ada peningkatan 30-40 persen pengiriman,” katanya.

JNE sendiri memberikan dukungan penuh ke UMKM agar bisa naik kelas. Apalagi di masa pandemi ini. “Apabila dilihat dari dari beberapa referensi analisa ekonom, UMKM merupakan salahsatu backbone dan harapan baru untuk perekonomian Indonesia sehingga dapat bertahan dan meningkat di masa pandemic,” katanya.

Makanya, JNE sendiri meluncurkan sejumlah program diantaranya melalui workshop UMKM. Seperti lewat launching akademi dagang  saat pandemic  (ADASAPA) bersama Jaya Setia budi Founder Yuk Bisnis, lalu ada Launching  program Extreme Collaboration UMKM Indonesia naik kelas. Juga ada Program Ngajak online untuk memberikan edukasi mengelai strategi penjualan digital untuk meningkatkan potensi UMKM.

 “Ngajak online 2021 mengusung tema Gol Aborasi Bisnis online. Diambil dari suku kata gold an kolaborasi yang mekalui kata tersebut kami memiliki tujuan agar berkembang bersama UMKM melalui kolaboasi.  Sehingga pada akhirnya akan terjadi sinergi antara JNE dengan UMKM di seluruh Indonesai,” lanjutnya.

Dalam program Gol Aborasi Bisnis online dari Januari hingga, JNE sendiri sudah hadir di 56 kota di seluruh Indonesia dengan menyasar 6.280 peserta UMKM. Dimana target hingga Desember di 60 kota dengan 7 ribu peserta UMKM.

Lalu ada JNE X Brand Adventure Indonesia . dalam program ini, JNE berkolaborasi dengan Brand Adventure Indonesia yang diprakarsai oleh Arto Biantoro (Brand Activist), membuat Artisan Pop Up Store di beberapa lokasi, antara lain: Ranch Market Grand Indonesia, Ranch Market Lotte Shopping Avenue, Farmers Market Summarecon BSD).

“ Pada pop up store ini ditampilkan 20 produk-produk artisan local, seperti: Munti Gunung, Magno, Kaind, Good Vibes, Kaind, dan lainnya, Produk-produk ini dapat dibeli dgn cara scan QR-Code yang ada di pop up store, dan pengirimannya melalui JNE (Free Ongkir),” tambahnya.

Selain itu,  JNE mensupport UMKM Hijab Fashion, salah satunya Mandjha by Ivan Gunawan dalam bentuk Free Ongkir (selama periode tertentu), Cross Promotion di digital asset JNE dan Mandjha, dan Giveaway.

Berikutnya ada penyediaan Platform bagi UMKM Oleh-Oleh Khas Daerah. JNE menyediakan platform bagi UMKM Oleh-oleh khas daerah : Pesona (Pesanan Oleh-oleh Nusantara) di laman (http://pesonanusantara.co.id//). “ Melalui platform ini diharapkan dapat membantu memperluas pemasaran produk UMKM Oleh-oleh khas daerah dengan tetap menjaga orisinalitas produk.  JNE membantu pemesanan produk oleh-oleh dari daerah asal, dan dikirimkan langsung ke penerima,” katanya.

Berikutnya, ada Layanan pengiriman melalui moda transportasi darat dan laut. Tarif lebih efisien untuk pengiriman paket dalam jumlah besar.  Minimum berat paket 10 kg.  Melayani untuk pengiriman sepeda motor untuk kategori.(sm)

 





Artikel Rekomendasi