Sempat Ragu, Akhirnya Yanto Lega Usai Disuntik Vaksin



Senin, 20 Desember 2021 - 16:51:01 WIB



JAMBERITA.COM - Awalnya ada keraguan, rasa cemas, khawatir dan takut berbaur menjadi satu. 

Namun akhirnya ia memutuskan lengan kirinya disuntik vaksin sinovac. Tak mudah bagi Husni Yanto (42), memutuskan dirinya disuntik vaksin. Karena pria yang kesehariannya berprofesi sebagai kuli tinta ini harus meyakinkan dirinya terlebih dahulu bahwa tidak akan terjadi hal yang tidak diharapkan dan dampak negatif usai tubuhnya disuntik vaksin. 

"Alhamdulillah akhirnya saya suntik vaksin dosis pertamanya sudah selesai. Ini malah jadi tidak sabaran lagi mau suntik vaksin yang kedua lagi. Ternyata semua baik-baik saja, tidak ada yang aneh-aneh di badan," ungkap pria yang sudah belasan tahun berprofesi sebagai wartawan liputan daerah di Kualatungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, itu sembari melepas senyum lega, Senin (20/12/21).

Husni menuturkan, sejujurnya ia sebelumya memang sempat dibuat ragu ikut vaksinasi. Ini karena ia khawatir akan ada efek negatif usai disuntik vaksin dan dapat mengganggu kesehatannya.

Diakuinya, berbeda dengan rekan seprofesinya, yang sudah terlebih dahulu ikut suntik vaksin pada periode awal vaksinasi Maret 2021 lalu. Meskipun setiap harinya ia rajin memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak sesuai dengan arahan protokol kesehatan, namun Husni mengaku butuh waktu cukup lama berpikir dan barulah hingga akhirnya kemudian ia memutuskan ikut vaksinasi. 

"Ya, jujur awalnya saya ragu. Soalnya khawatir akan ada efek negatifnya. Tapi setelah sekian lama saya amati dan pelajari, ternyata semua baik-baik saja. Kawan-kawan yang sudah disuntik vaksin maupun tetangga dan warga lainnya yang sudah suntik vaksin tidak ada masalah," ujar pria yang akrab disapa Yanto, dak dikenal ramah dan supel ke sesama rekan seprofesinya maupun ke orang-orang yang dikenalnya.

"Makanya akhirnya saya memutuskan berani ikut suntik vaksin, dan sekalian ngajak istri saya suntik vaksin juga sekalian untuk mencegah supaya kami tidak tertular covid-19," lanjut Husni, menuturkan lika-liku keputusannya ikut vaksinasi.

Fatma istri Yanto mengaku merasakan hal yang sama. Usai disuntik vaksin ia merasa kondisi badannya yang terasa ganjil dan berasa negatif. 

"Diajak suami ikut suntik vaksin, ya saya ikut suntik vaksin biar sama-sama sehat," ujar Fatma, perempuan berjilbab itu, sembari merapikan letak jilbabnya yang berwarna coklat muda.  

"Sebelum suntik vaksin, kami sarapan dulu. Begitu yakin kondisi badan lagi fit, barulah kami putuskan bersama-sama berangkat ke tempat vaksin digelar," kata Fatma. Menggunakan sepeda motor, kedua pasutri itu menyambangi lokasi vaksinasi digelar di Puskesmas I Kualatungkal. 

Saat ini dari total sebanyak 238.681 jiwa wajib vaksin di Kabupaten Tanjab Barat, sebanyak 73 persen warga Tanjab Barat sudah disuntik vaksin dosis satu dosis dua. (Hengki)




Tagar:

# TANJABBARAT

Artikel Rekomendasi