Musprov GP Farmasi Jambi, Lambatnya Pembayaran Obat dari RSUD Dikeluhkan



Sabtu, 20 November 2021 - 09:53:01 WIB



JAMBERITA.COM - Jabatan Ketua GP Farmasi Indonesia Wilayah Jambi segera berakhir hari ini dengan ditandai dengan agenda Musyawarah Provinsi (Musprov) Jambi ke V/2021 di Yello Hotel, Sabtu (20/11/2021).

Mengawali sambutannya, Ketua GP Farmasi Jambi Suprayuki mengucapkan terimakasih kepada penyelenggara telah menyiapkan acara Musprov serta.

"Ini merupakan amanat ADRT setiap kali berakhirnya kepengurusan, saya pribadi mengucapkan terimakasih banyak kepada pengurus yang InsyaAllah berakhir," ujarnya.

Selanjutnya, Suprayuki meminta kepada kepengurusan yang mendatang dapat melanjutkan estafet kepemimpinan GP Farmasi Indonesia Wilayah Jambi.

"Saya kira masih banyak yang perlu di perbaiki, maka teruskan semuanya menjadi bahan koreksi yang mungkin belum sempurna dan disempurnakan di akan yang datang," jelasnya.

Selain itu, Yuki juga mengungkapkan ada tiga poin yang menjadi catatan, yaitu pertama soal perizinan, ke anggota an dan juga masalah pembayaran obat dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Secara bisnis tentu menjadi kendala bagi perusahaan penyalur obat yang tergabung di GP Farmasi.

"Cash plus jadi terganggu, karena keterlambatan pembayaran obat kepada GP Farmasi. Ini kebetulan ada Bu Dian (Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi) mohon Bu, semoga hati RS terketuk," jelasnya.

Sebenarnya pemesanan itu dilakukan secara online, tetapi pembayaran tidak, melainkan keterlambatan bahkan sampai dengan satu tahun."Ini terjadi di rumah sakit, rumah sakit daerah, terutama yang menggunakan BLUD," jelasnya.

Direktur Eksekutif GP Farmasi Indonesia Elfiano Rizaldi berharap Musprov Jambi ini bisa berjalan sesuai dengan ADRT dan bisa menghasilkan kepengurusan untuk menghadapi 5 tahun kedepan.

"Saya berharap anggotanya kedepan bisa lebih banyak khususnya tadi apotek-apotek itu semua dirangkul," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi