Sisakan 1 Isoman, Tanjabbar Dekati Zona Hijau, Taharuddin: Warga Tetap Kita Ingatkan Disiplin Prokes



Selasa, 09 November 2021 - 11:59:10 WIB



JAMBERITA.COM - Juru Bicara Satgas Covid-19 Tanjung Jabung Barat, H Taharuddin memastikan kasus Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi mengalami penurunan signifikan. Bahkan kini mendekati zona hijau.

"Saat ini Kabupaten kita Tanjab Barat berada pada zona kuning. Setelah sebelumnya kita sempat berada pada zona merah dan zona orange. Meski masih dalam kategori zona kuning, namun kasus covid-19 kita saat ini tinggal menyisakan satu pasien yang sedang dalam isolasi mandiri. Ini artinya kasus Covid-19 kita hampir nol, mendekati status zona hijau," terang Jubir Satgas Covid-19 Tanjab Barat, Ir. H Taharuddin, Selasa (9/11/21).

Dikatakan Taharuddin, kasus Covid-19 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sebelumnya memang sempat berada pada level cukup mengkhawatirkan. Dengan angka kasus covid-19 mencapai 2.414 orang dan angka kematian mencapai sebanyak 62 orang warga Tanjab Barat.

"Kita berharap bersama-sama dengan doa dan ikhtiar tetap disiplin protokol kesehatan pakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan diiringi vaksinasi yang gencar. Sinergi bersama Satgas Pemkab, Nakes, TNI dan Polri semoga rantai penyebaran Covid-19 ini putus dan pandemi berakhir sehingga kita bisa beraktifitas secara normal lagi," kata Taharuddin.

Upaya percepatan memutus rantai sebaran covid-19, saat ini di Kabupaten Tanjung Jabung Barat tidak hanya dengan menunggu kesadaran warga untuk disuntik vaksin.

Satgas sendiri mengambil langkah jemput bola dengan turun langsung ke warga beserta tenaga kesehatan (Nakes) untuk melakukan suntik vaksin langsung ke warga.

Seperti yang dilakukan Satgas Polres Tanjab Barat bersama Nakes dengan mengambil inisiatif menyambangi warga yang sedang duduk santai di sejumlah warung kopi di Parit I, Kota Kualatungkal, pada Sabtu malam (23/10), bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas I Kualatungkal di Warkop H Mael Parit 1 Kualatungkal, warga yang belum suntik vaksin diajak untuk ikut vaksinasi.

"Kita pilih jemput bola melakukan vaksinasi ke Masyarakat. Teknisnya kita tanyakan secara perorangan yang belum ikut vaksin, kita fasilitasi agar bisa vaksinasi langsung baik itu dosis 1 maupun dosis 2 vaksin coronavac," jelas Kapolres Tanjabbar AKBP Muharman Arta.

"Alhamdulillah Warga yang belum vaksin atau lengkap vaksin nya tidak ada resistensi mereka mau disuntik vaksin. Respon mereka baik," ujarnya.

Salah seorang warga Tungkal Ilir yang sedang duduk santai di warkop, dan bersedia disuntik vaksin, mengaku awalnya sempat kaget saat melihat kedatangan aparat kepolisian di tempat di mana ia bersama teman-temannya nongkrong ngopi.

"Ya, sempat kaget tadi pas lihat polisi datang. Saya kira ada razia apa. Ternyata diajak untuk vaksin. Karena pas kebetulan saya memang belum suntik vaksin. Jadi saya bersedia disuntik vaksin," kata Salmn, warga Tungkal Ilir tersebut.

Meski ia mengaku awalnya sempat ragu disuntik vaksin. Namun setelah melihat temannya yang terlebih dahulu disuntik vaksin, terlihat dalam kondisi baik-baik saja, akhirnya ia memutuskan memberanikan diri disuntik vaksin coronavac.

"Alhamdulillah baik-baik saja. Ini suntik vaksin perdana saya. Mudah-mudahan sampai pulang ke rumah nanti tetap baik-baik saja," pungkasnya. (Hengki)



Artikel Rekomendasi