JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Al Haris beserta Istri Hesti Haris sekaligus Ketua TP-PKK Provinsi menghadiri HUT Kota Sungai Penuh ke-13 Tahun di Kantor DPRD Sungai Penuh, Senin (08/11/2021).
Dengan menggunakan pakaian Adat Kota Sungai Penuh, Al Haris beserta istri di sambut dengan Tarian adat Bumi Sahalun Suhak Salatuh Bedil.
Al Haris mengatakan, dengan izin Allah SWT Kota Sungai Penuh genap berusia 13 tahun, walaupun berusia masih terbilang mudah. Namun kemajuan-kemajuan yang dicapai sudah sama dengan kabupaten/kota lainnya.
"Bahkan ada beberapa indikator kemajuan daerah ini sudah melebihi Kabupaten/Kota lain contohnya Indek Prestasi Manusia (IPM). IPM Sungai Penuh ini mengalahkan Merangin, artinya adalah kemajuan di bidang SDM di kota Sungai Penuh ini luar biasa dan itu patut disyukuri," tuturnya.
Al Haris juga mengucapkan terimakasih kepada para tokoh-tokoh terdahulu yang telah berjuang untuk berdirinya Kota Sungai Penuh. Kata Al Haris dalam memekarkan suatu daerah itu nilai perjuangannya sangat luar biasa.
"Saya juga berterima kasih banyak kepada Satgas Covid-19 yang telah berjuang sehingga Covid-19 di Sungai Penuh ini sudah Zona Kuning dan vaksin nya sudah hampir 60 persen, pada dosis pertama," ungkapnya.
Perjuangan untuk memekarkan sebuah daerah itu kata Al Haris luar biasa, kenapa demikian.? Karena tentu ada persaingan dengan daerah lain di seluruh Indonesia, kalau tidak kuat dari semua sisi maka tidak akan bisa mekar.
"Maka hari ini perlu bersyukur berkat orang tua kita Pak H. Fauzi Siin dengan kemampuan beliau dan jaringan yang kuat, mekar lah Sungai Penuh ini. Kalau tidak mekar Sungai Penuh ini, maka SDM Kerinci ini melimpah," paparnya.
Lebih lanjut, Al Haris menyarankan agar Kerinci dan Kota Sungai Penuh dapat berbarengan, saling menyatu dan tinggal lagi Forkopimda harus sejalan dalam membenahi semua.
"Pendapatan kita kedepan adalah sektor Pariwisata. Sungai Penuh ini fokuskan menjadi daerah jasa, pelayanan dan perdagangan dengan Modal SDM dan Pariwisata," tuturnya.
Boleh semua orang berwisata ke Kerinci tetapi layanannya milik Sungai Penuh, seperti misalnya Hotel, Rumah Makan dan Budaya nya. Oleh karena itu Menurut Al Haris, masih banyak yang harus di benahi mulai dari perhotelan agar layak dikunjungi wisatawan dari luar.
"Kita ingin kedepan berkomitmen agar Kerinci-Sungai Penuh ini Branding Wisata di wilayah barat, oleh karena itu perlu pembenahan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, agar mampu mendorong percepatan di bidang Pariwisata," bebernya.
Al Haris juga meminta instansi terkait mendorong pemuda/pemudi dapat saling mempromosikan wisata yang ada melalui program pertukaran antar Pemuda.
"Kita berbicara bagaimana menata anak-anak muda kita, karena akan berpengaruh terhadap wisata kita. Home Stay sudah mulai banyak tetapi kalau tidak pandai menjualnya maka tidak orang tertarik. Ini penting nanti adakan pertukaran anak-anak muda kita ini untuk wisata," pintanya.
Al Haris juga memberikan perhatian terhadap persoalan TPS Regional."Saya sudah mengundang seluruh kepala balai PU Provinsi di Kerinci untuk berdiskusi. Saya minta fokuskan di Sungai Penuh dari mulai air bersihnya, sungai nya, banjirnya, dan TPS Regional," sebutnya.
Menurut Al Haris, dalam Visi Misi Jambi Mantap, yang pertama Tata Kelola Pemerintahan yang baik, kedua Infrastruktur dan ketiga Sumber Daya Manusia (SDM), ini akan membantu beasiswa anak yang kurang mampu untuk jenjang Strata (S1) supaya kualitas SDM merata.
"Kedua beasiswa untuk dosen, bagaimana mereka bisa menghasilkan SDM yang baik kalau tidak ada beasiswanya. Maka kita akan berikan beasiswa untuk dosen, karena kedepan kita akan mempersiapkan revolusi 5.0," tambahnya.
Soal Infrastruktur jalan, kata Haris itu sebagian masyarakat mengeluhkan, untuk itu dirinya akan juga fokus pada Visi Misi Jambi Mantap yaitu pertama jalan-jalan Provinsi di daerah.
"Survei kita melihat bahwa keluhan masyarakat ini adalah masalah infrastrukturnya, saya sudah bikin plan A dan Plan B nya. Plan A kita lanjutkan transportasinya Lempur ke Renah Kemumu. Plan B nya yaitu Renah Pemetik Ke Bungo. Kita lihat nanti, mana yang lebih fleksibel dan yang lebih dekat dan tidak banyak biaya yang keluar," jelasnya.
Dalam momentum HUT ke-13 Kota Sungai Penuh banyak makna yang ada pada HUT kali ini. Pertama kata Al Haris bahwa Provinsi Jambi masih dalam kondisi Pandemi Covid-19 karena daerah perkotaan daerah yang sangat terasa selama Covid-19 berlangsung.
"Daya beli rendah, ketika daya beli rendah rakyat terasa bahwa mereka punya produksi yang tidak baik dipasaran," katanya.
Oleh karena itu saat ini Provinsi Jambi sudah mulai masuk era yang cukup baik, dimana tren Covid-19 sudah mulai turun. "Insya Allah, dari pandemi ke endemi, kita punya tugas yang luar biasa yaitu Vaksinasi pada Desember harus 70 persen agar rakyat merasa aman dan nyaman," tegasnya.
Kedua Anak sekolah harus sudah mulai sekolah tatap muka karena pengaruh tatap muka dengan daring jauh berbeda. Menurut nya, tidak baik kedepan kalau anak-anak masih terus belajar dari rumah yang akan menyebabkan kualitasnya turun.
"Oleh karena itu masa masa inilah harus berjuang dari pandemi ke endemi dan kita pulihkan ekonomi kita. Event-event mulai kita lakukan, ada wisatanya dan mulai kita buka semua nya," bebernya.
Untuk Kerinci berdampak juga disisi wisata, begitu pandemi nya tinggi semua toko tutup. "Kita berharap dengan HUT kali ini menuju era baru, era endemi tadi mari kita bangun daerah kita baik Walikota dan Pimpinan DPR," pungkasnya.(afm)
Bupati Anwar Sadat Sambut dan Apresiasi Kunjungan Menkes RI ke RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal
Dorong Daya Saing Daerah, Abun Yani Sampaikan Ranperda Inisiatif Fasilitasi HKI Jambi
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Yamin: Kami Terbuka pada Masukan, Anggota Salah Akan Ditindak Tegas
Dibuka Langsung Gubernur Jambi, Turnamen Al Haris Cup Pertama Tahun 2021 Resmi Digelar
Genjot Vaksinasi di Hari Libur, Muharman: Suntik Vaksin Sentuh 60 % Lebih Warga Tanjabbar


Kejati Jambi dan Angkasa Pura II Teken PKS, Perkuat Kepatuhan dan Pendampingan Hukum


