Sekda Dihadapan Keranda Mayat, Belasungkawa HMI Atas Meninggalnya Kader Terlindas Truk Batubara



Senin, 08 November 2021 - 15:27:13 WIB



Sekda Provinsi Jambi Sudirman temui mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi terkait jalan khusus angkutan batubara, Senin (8/11/2021).
Sekda Provinsi Jambi Sudirman temui mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi terkait jalan khusus angkutan batubara, Senin (8/11/2021).

JAMBERITA.COM - Opsi tawar-menawar antara aparat keamanan dan mahasiswa untuk menyambut aspirasi mereka yang melakukan aksi demontrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi seperti menuai hasil, Senin (8/11/2021).

Dimana mereka diminta untuk menunggu perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi yakni dalam hal ini Sekda Provinsi Jambi Sudirman.

"Harus berapa lama kita menunggu, kalau kita tidak akan menjemput ke Kantor Gubernur," papar mahasiswa. "Rapatkan barisan, kawan-kawan, apakah memang dia bisa membahas kebijakan terkait aspirasi kita ini," jelasnya.

Belum lama Sudirman tiba dan langsung disambut Mahasiswa dengan mengucapkan selamat datang Sekda sebagai pejabat publik yang tidak peka, sudah 4 jam kita disini, ditelpon dulu baru datang. "Sama sama kita lihat, bapak Sekda, ini lah pak (keranda)," bebernya. 

Tiba di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi, lalu duduk, Sudirman terlebih dahulu dihadapkan dengan Keranda Mayat oleh para Mahasiswa." Kurang dua minggu lalu pak, salah satu kader terbaik HMI itu terlindas truk pak," jelasnya. 

Para Mahasiswa mempertanyakan terkait dengan wacana jalan khusus batubara yang sudah didikusikan sejak 8 tahun lalu namun belum ada realisasi." Kami mempertanyakan apa masalahnya, pak kalau tidak ada solusi kami akan mengkonsolidasikan dengan masyarakat pak, jadi sejauh mana penanganan Pemprov Jambi soal itu," tegasnya.

Selanjutnya, Sudirman mengapresiasi atas aspirasi Mahasiswa HMI Cabang Jambi yang disampaikan hari ini sekaligus turut berbelasungkawa terhadap salah satu kader HMI yang meninggal terkait angkutan batubara. 

"Sudah ada konsorsium yang ingin membangun jalan khusus yang sudah ditandatangani pada 21 Oktober di Jakarta, dan akan dibangun oleh pihak swasta sepanjang 140 Kilometer dengan anggaran Rp3 Trilun," katanya.

Tahapan lebih lanjut itu nanti akan didisikusikannya kepada Gubernur Jambi. Dan terkait jam operasional, sudah ditetapkan dari Jam 18.00 WIB sampai 06.00 WIB pagi."Tetapi jika ada tuntuan adik-adik mahasiswa akan kita diskusikan kembali dengan pihak terkait, dishub, dan Ditlantas polda Jambi," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi