JAMBERITA.COM, MERANGIN - Ketua DPRD Merangin angkat bicara terkait pekerjaan duplikat Jembatan Mampun.
Ini menanggapi keluhan warga terkaiy dampak yang dirasakan warga berupa jalan berlumpur hingga rawan menyebabkan kecelakaan.
"Saya selaku putra Tabir, akan panggil PT CPK, yang membuat warga kami kesusahan untuk melewati jalan tersebut, "ungkap Ketua DPRD Merangin Herman Efendi.
Menurutnya, pekerjaan jembatan harus memikirkan dampak warga setempat, karena itu jalan alternatif.
"Info saya dapat jalan rumah warga juga dilongsori tanah timbunan PT CPK, "kata Herman Efendi.
Selain itu PT CPK juga pernah dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan sedang berada di Sarolangun.
"Nanti saya kabari paman kalau sudah di lokasi
makasih infonya," kata Pian selaku pelaksana proyek ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, Anak SD, Madrasah pun harus melewati jalan lintas Sumatera yang dilewati mobil batu bara dan mobil yang melintas di lokasi jalan.
Hingga membuat para orang tua pun harus waspada melepaskan anak-anak mereka melewati jalan lintas itu.
Terpantau awak media di lokasi duplikat pekerjaan jembatan longsong timbunan menutup terowongan jalan masyarakat setempat
Tak itu saja, longsoran itu juga mulai berjatuhan ke rumah penduduk setempat hingga jalan pun berlincin.
Tak tanggung-tanggung, warga setempat sudah ada yang kecelakaan hingga tangan patah saat melewati jalan bekas longsor pekerjaan duplikat jembatan sumatera itu.(oli)
Patuhi Prokes, Penyerahan Hadiah Pemenang MTQ ke-50 Dilakukan Secara Bertahap
Wabup Kerinci Studi Banding Tentang Manggot, Mashuri Senang Merangin Jadi Percontohan
Bupati Merangin Mashuri Minta Tim Penggerak PKK Bantu Capai Vaksinasi
Kedapatan Mencuri Sawit , Dua Pelaku Digiring ke Kantor Polisi
Lagi, Pantau Jalan di Tiga Desa di Jangkat, Mashuri: Niat saya Hanya Beribadah
Wagub Sani: 5 Ranperda Inisiatif DPRD Beri Manfaat Positif dan Dorong Kelancaran Penyelenggaraan Pem

