JAMBERITA.COM- Dipilihnya Desa Bukit Beringin menjadi lokasi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) memberikan perubahan besar bagi Desa yang berada di Kecamatan Tiang Pumpung Kabupaten Merangin Provinsi Jambi. Ini karena sejumlah program yang dibuat kini bisa dinikmati waga. Baik dari pembangunan fisik hingga sejumlah kegiatan yang menambah wawasan bagi warga.
Yang menarik, tidak hanya warga di desa saja yang menikmatinya, tapi masyarakat pedalaman yang tinggal di pinggiran hutan desa ini yakni Warga Suku Anak Dalam juga merasakan manfaat dari program ini. Setidaknya ada 20 KK yang saat ini tinggal disini. Mereka biasanya kesulitan untuk keluar untuk menjual hasil tanaman mereka karena sulit akses jalan. Tapi dengan dibukanya jalan, mereka tak lagi terisolasi.

Ini berkat tangan dingin Dansatgas yang juga Dandim 0420/SARKO turun langsung bersama Satgas menjalankan sejumlah program. Ia bahkan berbaur dengan warga Desa Bukit Beringin. Termasuk dengan warga SAD. Modal inilah yang kemudian membuat sejumlah program mendapatkan dukungan penuh masyarakat. Apalagi program tersebut dibuat berdasarkan kebutuhan dan usulan masyarakat setempat.
Menjelang pucak penutupan Rabu (14/7/2021), dia juga Dansatgas dibantu warga setempat. Bergotong royong adalah program TMMD dalam desa Bukit Beringin, bahkan upaya penyelesaian sampai pekan depan terus digenjot.
Dansatgas Dandim Letkol INF Tomi Radya Diansyah Lubis, S.A.P., M.Han mengakui tidak mudah untuk mengubah tata ruang Desa Bukit Beringin itu, dengan anggaran Rp 1,4 miliar. TMMD tersebut juga harus membuka infrastruktur sepanjang 7,5 KM menuju Desa Sungai Kapas Kecamatan Tiang Pumpung yang sudah 20 tahun tidak digunakan.
Belum lagi harus memperbaiki rumahtidak layak huni. Seperti untuk Ibu Esy (50) dusun 4 Desa Bukit Beringin yang ditempati selama 12 Tahun seukuran 8x3 meter yang terbuat dari papan dan tanpa lantai.
Awalnya rumah Ibu Esy ini dilaporkan dari kepala Desa Bukit Beringin Hidayat. Dimana da warganya sudah 12 tahun menepati rumah tersebut. Mendapat informasi Kodim 0420 Sarko dan Pemerintah Kabupetan Merangin mengecek laporan informasi dari Kades tersebut, ternyata benar adanya ruma Ibu Esy berdinding papan berlantai tanah.

Ibu Esy bersyukur rumahnya dibedah
Setelah melakukan pengecekan, Satgas pun memasukkan dalam program bedah rumah TMMD ke 111 merenovasi rumah Ibu Es. Apalagi pekerjaan Ibu Esy mencari brodol Sawit dan Suami Herman bekerja sebagai pendodos sawit panggilan, jika itu dibutuhkan. “Penghasilan iya dapat pun cukup untuk makan sehari – hari,” ujar Ibu Esy.
Rencana itu pun dilakukan Dansatgas Letkol Inf Tomi dengan meminta tim satgas dan dibantu warga setempat.
Ibu Esy sendiri mengaku sangat terharu dengan program TMMD ke 111 dKodim 0420 SARKO. Ibu Esy terasa mimpi rumahnya diperbaiki dari Kodim 0420 SARKO.
"Saya terasa bermimpi rumah saya dibangun. Allah telah kirim malaikat ke saya bangun rumah saya, semoga bapak - bapak cepat naik pangkat nya, " ucap Ibu Esy dihadapan Dandim Letkol INF Tomi Radya Diansyah sambil berlinang air mata diwancara Jamberita.com.
Selain itu, Dandim 0420 SARKO Letkol INF Tomi Radya Diansyah Lubis, S.A.P., M.Han, juga harus mengeluarkan dana swadaya kodim 0420 mengingat banyak lagi yang harus diperbaiki, seperti MCK agar warga setempat menjadi kampung bersih.
“Anggaran Rp 1,4 milyar membangun infrastruktur sejauh 7,5 kilo, belum lagi mengejar pencapaian target, pos kampling, pos perdusun dan Saranan pendidikan. Baik dari pembangunan jalan, pengerasan jalan, MCK Madrasah, MCK untuk masyarakat umum, bedah rumah, pos jaga, tugu, tempat wudhu, pembangunan PAUD, Mushola, Pos Jaga 1, 2, dan 3,” katanya.
Namun ia bersyukur sejumlah pekerjaan tersebut sudah selesai 100 persen.
Selain itu ada beberapa sasaran non fisik antara lain penyuluhan tentang Wasbang, Kamtibmas, Narkoba, Ketahanan Pangan, Kesehatan, peternakan dan perikanan, pengobatan gratis, pelayanan KB, Penyuluhan pendidikan, Posyandu dan stunting.
Berkat kerja satgas TMMD ke 111 Kodim 0420 SARKO juga membangun perkampungan Suku Anak Dalam (SAD), yang sekitar perjalanan 250 meter dari permukiman warga, yang selama ini jalan setapak berukuran 2 meter tanpa bisa dilalui roda empat. Ini juga bagian dari upaya mereka untuk membuka akses warga SAD agar mudah melakukan kegiatan ekonomi dengan warga sektiar. Sehingga bisa lebih terbuka.
Tidak hanya itu, mereka juga menfasilitas proses belajar mengajar untuk anak-anak warga SAD. Melalui Agen Pratu Budi Prajurit dari anak temenggung Babayang Warga Suku Anak Dalam (SAD) yang lulus TNI binaan Babinsa Serda Husni Tamrin berapa tahun silam.
Pratu Budi dipercayai sebagai agen Juru Bicara untuk mempermudah Komunikasi, untuk bisanya masuk program TMMD. Pratu Budi sendiri sangat senang dipercaya oleh Komandan Kodim 0420 SARKO Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis.
Bagi Pratu Budi, amanah yang dititipkan kepadanya dilaksanakan dengan senang hati untuk membina Suku Anak Dalam. Melalui Pratu Budi inilah Temenggung SAD Abraham menyampaikan keluhannya soal akses jalan warga SAD yang sulit dilalui.
Keluhan selama ini sulit disampaikan Temenggung Abraham. Karena sulitnya akses mereka jadi kesulitan untuk mengeluarkan hasil pertanian mereka.
Mendapat keterangan Temenggung SAD Abraham, Pratu Budi pun menyampaikan kepada Dandim Letkol INF Tomi Radya Diansyah Lubis, S.A.P., M.Han. Budi menyampaikan ada Suku Anak Dalam di pemukiman Desa Bukit Beringin yang membutuhkan sarana jalan. Jika akses jalan ini bisa direalisaiskan maka warga anak suku dalam bisa berbaur dengan penduduk setempat dan bersekolah bersama.

Pratu Budi saat mengajar anak Warga SAD
Mendapat keterangan Pratu Budi, , Dandim Letkol INF Tomi memerintahkan kepada tim satgas membuka jalan pemukiman SAD berjumlah berkisar 20 KK sebanyak rumah 8 unit rumah. Akhirnya jalan kerumah SAD pun bisa dilewati roda empat.
Temenggung Abraham angat berterima kasih kepada Dandim Letkol INF Tomi Radya Diansyah langsung memberikan respon positif. "Terimakasih kepada Pak Dandim Letkol INF Tomi Radya Diansyah yang telah membuka jalan kerumah kami, "ungkap Temenggung Abraham saat usulannya terealisasi.
Bahkan, temenggung Abraham, menyerahkan senjata api jenis kecipet, karena senjata tak lagi digunakan untuk berburu babi. Maka mereka berinisiatif mencari babi dengan pakai Jirat.
"Kami juga telah menyerahkan senjata kami, ini berkat TMMD jalan kami sudah bagus diperbaiki Kodim 0420 SARKO, maka ekonomi kami pun lancar, " kata Abraham.
Sementara Dandim Letkol INF Tomi Radya Diansyah Lubis, S.A.P., M.Han saat dikonfirmasi mengatakan program TMMD ke 111 desa Beringin hampir selesai dalam waktu dekat. "Untuk program TMMD ke 111 hampir selesai, acara penutupan nantinya tanggal Rabu (14/7/2021) ini pekan depan, " ungkap Dandim.
"Saya harus update mendapat hasil Laporan dari setiap kegiatan TMMD ke 111 dari tim satgas bukit beringin kecamatan Bangko barat. Setiap laporan harus dilaporkan, Kita pun harus melakukan pengecekan, " terang Dandim 0420 SARKO.
Tak itu saja, Dandim juga menceritakan jalan sepanjang 7,5 kilo awalnya sudah tidak digunakan. "Jalan ini sudah tidak bisa digunakan, dan 20 tahun tidak terpakai. Makan dengan adanya TMMD jalan tersebut bisa dilalui antara dua kecamatan Bangko dan Kecamatan Tiang Pumpung, " beber Dandim.
Untuk sekarang menjelang hari waktu puncak, Tunggu TMMD sudah mencapai 80 persen, jalan baru sampai 80. "Nah, 100 persen itu MCK Pos jaga, sarana pendidikan dan madrasah, " singkatnya
Untuk MCK 100 persen terletak didekat rumah Pak Supriyanto dan buk Esy sudah bisa digunakan, baik warga setempat yang tak jauh dari rumah mereka. "TMMD ini juga membuat MCK, guna menjaga kesehatan warga desa Bukit Beringin, " tutup Dandim Letkol INF Tomi Radya Diansyah Lubis, S.A.P., M.Han.
Penulis : Kholil King
Bantah Klarifikasi DK, WJ Angkat Bicara : Ungkap Dua Kejadian Berbeda, di Waktu yang Sama
DK Muncul ke Publik! Bantah Narasi Penggerebekan : Saya Bertiga
GEGER! Pemprov Tepis Isu DK yang Digerebek Istri, TA Gubernur Jambi, Berikut Daftar Legalnya
Pandemi, Tuan Rumah Usulkan Tunda Pelaksanaan MTQ ke-50 Provinsi Jambi
Dansatgas : Over Prestasi Langkah Tepat Sentuh Wilayah Pedalaman


Bantah Klarifikasi DK, WJ Angkat Bicara : Ungkap Dua Kejadian Berbeda, di Waktu yang Sama

