Sikapi Bom di Gereja Katedral Makassar, Ini Pernyataaan Sikap 32 FKPT di Seluruh Indonesia



Senin, 29 Maret 2021 - 06:48:59 WIB



Kapala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI  Moch. Chairil Anwar SH
Kapala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI Moch. Chairil Anwar SH

JAMBERITA.COM- Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT)  seluruh Indonesia mengutuk keras  aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral di Jalan Kajaolalido, MH Thamrin, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Melalui keterangan tertulis yang diterima jamberita.com,  sebanyak 32 FKPT se-Indonesia memberikan pernyataan sikap, yang disampaikan melalui Kepala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI.

Menurut Kapala Subdirektorat Pemberdayaan Masyarakat (Kasubdit PM) BNPT RI  Moch. Chairil Anwar, S.H,  berdasarkan kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/3/2021) pagi, menyatakan sikap, yaitu;

  1. Mengutuk keras terjadinya bom bunuh diri.
  2. Pelaku bom bunuh diri tersebut telah terpapar paham radikalisme dan terorisme.
  3. Menegaskan bahwa aksi tersebut tidak terkait dengan agama tertentu.
  4. Radikalisme dan terorisme musuh kemanusiaan.
  5. Bahwa semua Agama tidak ada yang mengajarkan aksi terorisme (bom bunuh diri).
  6. Menghimbau masyarakat agar tidak panik, tetapi tetap harus waspada dan tetap solid.

Untuk itulah, pihaknya mengajak semua elemen masyarakat harus berkolaborasi dalam menghalau dan melawan paham radikalisme dan terorisme bersama setia lapisan mastarakat.

Kasubdit PM juga mengajak semua organisasi masyarakat, kepemudaan, mahasiswa hingga pelajar untuk membuat video sebagai kontra narasi terkait bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar.(*/sm)

 

 




Artikel Rekomendasi