Silahturahmi Lintas Suku Agama Polres Tanjab Barat, Polda Jambi: Jaga Keutuhan NKRI



Rabu, 10 Maret 2021 - 20:51:21 WIB



JAMBERITA.COM - Polda Jambi melalui Polres Tanjab Barat kembali menggelar silaturahmi Lintas Suku Bangsa dan Agama guna mencegah perpecahan serta menjaga kerukunan dan merawat Kebhinekaan.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto mengatakan Silahturahmi ini Pasca Viral nya bentrok mahasiswa Papua di Malang sehingga diharapkan masyarakat di Provinsi Jambi tetap aman dan kondusif. 

"Acara berlangsung di Aula Reconfu Mapolres dan dihadiri stacholder terkait, dan dilanjutkan Penandatanganan Piagam Kuala Tungkal oleh Ketua Lembaga Adat Melayau (LAM), Tokoh Lintas Agama dan Suku Bangsa," katanya.

Sebelum nya, Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh undangan yang hadir pada kesempatan yang berbahagia itu."Syukur Alhamdulillah disela-sela kesibukan kita masih sempat bersilaturahmi antar tokoh lintas suku bangsa dan agama serta tokoh pemuda," terangnya. 

Menurut AKBP Guntur, para tokoh yang hadir adalah tokoh-tokoh teladan umat, sehingga diharapkan untuk bersama-sama merawat Kebhinekaan agar selalu berjalan dengan harmonis, rukun, toleran dan menjaga keutuhan NKRI."Kami ucapkan terimakasih karena bapak ibu telah merawat kebhinekaan dan menjaga Pancasila Sakti demi menjaga keutuhan NKRI," terangnya. 

AKBP Guntur menyampaikan, apabila ada potensi permasalahan maka bisa disampaikan, diskusikan dan pihaknya tentu mempersilakan, agar diselesaikan bersama secara musyawarah mufakat dan kekeluargaan.

"Selama ini kami melihat kegiatan antar suku dan agama cukup harmonis antar lintas agama, apabila ada suatu agama melakukan ibadah maka agama lain ikut serta dalam menjaga keamanan dan gotong-royong membersihkan tempat ibadah," tuturnya. 

Dibeberapa daerah di Indonesia masih terjadi potensi konflik antar suku maupun agama yang pemicunya adalah oknum, untuk itu dirinya menginggatkan jangan sampai terjadi didaerah Kab. Tanjab Barat yang dicintai ini.

"Masyarakat kita harus bijak dalam bersosial media, jangan sampai terpicu terhadap berita bohong/hoax sehingga menjadi bermusuhan yang mengakibatkan pecah antar suku dan agama," katanya. 

AKBP Guntur menceritakan, jika pengalaman ditempat lain agar menjadi pelajaran supaya tidak terjadi di wilayah Kab. Tanjab Barat, apabila muncul sedikit permasalahan maka jangan dipendam atau dibiarkan, apabila bisa diselesaikan oleh pranata sosial tidak perlu dibawa permasalahan ke jalur hukum, karena dapat diselesaikan segera melalui diskusi dan mediasi kekeluargaan.

"Saat ini kita masih menghadapi Pandemi Covid-19 dan Karhutla, Karhutla hampir seluruhnya adalah karena faktor manusia, peran bapak ibu selaku tokoh dan influencer untuk menghimbau jangan membuka lahan dengan membakar," terangnya. 

Ketua MUI Kab Tanjab Barat juga mengucapkan terimakasih kepada Polres Tanjab Barat dan jajaran yang selalu menyelenggarakan kegiatan silaturahmi antar lintas agama dan instansi demi menjaga kondusifitas masyarakat."Kita semua agar tetap selalu menjaga silaturahmi, apabila ada masalah marilah kita diskusikan. Semua agama itu mengajarkan kebaikan, yang tidak baik adalah oknumnya," ungkapnya. 

Kabid Kesbangpol Tanjab Barat juga menambahkan agar semua pihak, FKUB dan FKB dan yang terkait agar terus bersinergi dalam rangka menjaga kerukunan sehingga tetap aman dan kondusif."Tahun ini FKUB menerima dana hibah dari pemerintah sebesar Rp100 juta, semoga dapat lebih menjaga kerukunan umat beragama, kegiatan yang telah dilaksanakan contohnya penyelesaian permasalahan Gereja di Kec. Tebing Tinggi," jelasnya.(*/afm)



Artikel Rekomendasi