5 Laporan Dugaan Etik Masuk Ke DKPP Untuk Jambi, Terbanyak Sepanjang Sejarah



Rabu, 20 Januari 2021 - 15:27:07 WIB



JAMBERITA.COM - Pilgub Jambi sepertinya memang kontestasi paling panas yang dilaksanakan pada Pilkada serentak 2020 kali ini. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya laporan yang masuk ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia.

Sejak DKPP RI dibentuk pada tahun 2012, tahun ini paling banyak laporan datang dari Jambi. Hitungan jamberita.com sudah ada 5 laporan yang masuk.

Pada tahun yang sama juga sudah ada 1 kasus yang diputuskan, dengan ini sudah ada 6 kasus.

2 kasus dilaporkan oleh orang-orang bagian dari tim Cek Endra - Ratu Munawarah. 2 lembaga itu adalah Bawaslu Muarojambi dan Bawaslu Merangin. Bawaslu Muarojambi dilaporkan karena laporan keterlibatan Kepala Desa tidak ditindaklanjuti. Bawaslu Merangin juga imbas dari laporan keterlibatan ASN yang juga tidak ditindaklanjuti.

2 kasus lainnya dilaporkan oleh bagian tim Al Haris - Abdullah Sani. Lembaga penyelenggara yang dilaporkan adalah Bawaslu Tanjung Jabung Timur dan KPU Provinsi Jambi. Bawaslu Tanjung Jabung Timur sendiri dilaporkan karena laporan kampanye dimasa tenang tidak ditindaklanjuti. Untuk KPU Provinsi Jambi sendiri dilaporkan karena dugaan keberpihakan kepada salah satu calon.

Terakhir ada KPU Kota Jambi yang dilaporkan oleh masyarakat. Laporan ini sendiri hingga saat ini belum diketahui apa penyebabnya. Yang pasti, Komisioner yang dilaporkan sudah mengundurkan diri dari jabatannya sebelum dilaporkan. Hanya laporan ini yang sudah masuk tahap persidangan. Hanya saja memang hingga saat ini jadwalnya belum keluar. (am)





Artikel Rekomendasi