Harapan SAH Di Tahun 2021, Corona Berlalu Masyarakat Hidup Normal



Jumat, 01 Januari 2021 - 12:35:01 WIB



JAMBERITA.COM- Tahun 2020 telah berakhir, dan awal Tahun 2021 baru kita masuki, berbagai harapan dari masyarakat terhadap tahun baru ini menjadi doa tentang perbaikan nasib mereka di tahun 2021.

Lalu bagaimana harapan dari seorang tokoh masyarakat Jambi Dr. Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, MM atau SAH tentang Indonesia ke depan, sebagaimana anggota masyarakat lain, Anggota DPR dari Provinsi Jambi ini juga memiliki harapan tentang berakhirnya pandemi Covid-19 sehingga kehidupan bisa berjalan normal kembali.

"Tahun 2021 ini saya berharap Pandemi Covid-19 segera berlalu, harga sembako lebih stabil, kebutuhan pokok masyarakat Indonesia sendiri dapat terpenuhi tanpa adanya proses impor. Selain itu, produk sembako juga harus yang murah, dan tidak langka. Sedangkan, pada sektor lapangan pekerjaan, saya harap makin banyak industri yang dapat menyerap para calon pekerja," ungkap Anggota Komisi IX DPR RI tersebut.

Selain itu, dalam hal mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia, SAH berharap ada kebijakan dari pemerintah untuk mengutamakan anak bangsa dalam kesempatan kerja.

"Saya berharap ada keberpihakan pada pekerja lokal di tahun 2021 dimana tahun sebelumnya kita melihat ekonomi tidak berjalan, PHK menghantui, dunia bisnis susah, pendidikan terganggu, tentu seiring dengan vaksinasi Covid-19 yang segera dilakukan, kita berharap semua bisa kembali normal," harapnya. 

Selain itu untuk mengurangi beban hidup masyarakat SAH berharap tarif dasar listrik, dan harga BBM, semoga di tahun depan tidak mengalami peningkatan yang signifikan agar tidak merugikan masyarakat.

Sementara itu, untuk beberapa hal yang menyangkut kondisi ekonomi di Indonesia, SAH berharap seperti harga sembako agar selalu stabil, dan harganya ramah terhadap masyarakat. Lalu, untuk lapangan pekerjaan semakin banyak, tetapi bukan hanya dari segi kuantitas saja yang meningkat melainkan kualitasnya juga, baik lapangan pekerjaannya maupun sumber daya manusianya yang mencari pekerjaan itu sendiri. Kemudian, untuk kebijakan penggolongan listrik, tahun depan sudah harus memikirkan segala sesuatunya secara matang sehingga masyarakat tidak dirugikan atau menambah beban hidup mereka, pungkas Bapak Beasiswa Jambi tersebut.(*/sm)



Artikel Rekomendasi