Aktris dan presenter Nirina Zubir mengumumkan dirinya terinfeksi Covid-19. Tidak tanggung-tanggung, selain dirinya, suami dan anak-anaknya terinfeksi virus ini.
Saat ini, Ia dan sekeluarga menjalani isolasi. Kondisi ini sempat membuat mentalnya drop.
"Ini jawaban buat yg dari kemarin menanyakan kami sakit apa... Minta doanya ya teman2... Nirina dan Ernest POSITIF terkena virus," pinta Nirina.
Nirina Zubir berterima kasih kepada semua pihak yang sudah memberi dukungan kepada keluarga mereka. Yakni Ketua RT setempat, para tetangga di komplek perumahan mereka, juga dokter yang turut memantau keadaan mereka.
Aktris 40 tahun bercerita jika mengalami gejala covid-19 di tiga hari pertama. "Sempat demam, pusing banget, sampai sekarang penciuman belum terlalu pulih," katanya.
Ernest juga mengatakan kalau kondisi mereka sekarang belum 100 persen pulih. "Hari ke-9, penciuman belum pulih. Sedikit membaik, tapi kadang masih belum bisa mencium bau," ucap gitaris Cokelat ini.
Sementara itu, kedua anak Nirina dan Ernest, yang duduk di samping mereka, terlihat sudah ceria lagi dan saling bercanda. Kata Nirina, kedua anaknya juga sempat demam.
"Alhamdulillah mereka sempat cuma panas satu hari, dikasih paracetamol turun normal lagi, ya sekarang seperti ini," ujarnya.
Setelah apa yang dialami, Nirina tak lupa berpesan terutama bagi yang sudah punya rencana menghabiskan liburan akhir tahun keluar rumah.
Nirina mengingatkan, serangan COVID-19 ini sudah semakin dekat. Ia meminta agar kita memperhatikan lingkungan di mana kita berada. Kalau ingin ke luar kota, kata Nirina, sebaiknya Bunda dan keluarga menikmati waktu di penginapan saja.
"Buat Anda yang mau liburan, mungkin susah kalau Nirina bilang jangan liburan. Jaga protokol kesehatan. Tapi, memang wajib disadari bahwa sekarang tuh circle nya sudah semakin dekat," ucapnya.
Ernest juga menyarankan agar tetap makan makanan sehat, demi mencegah orang-orang yang kita sayangi tertular virus Corona. Nirina lalu mengaku, saat awal tahu positif COVID-19, mentalnya sempat drop.
"Karena terus terang saat tiga hari pertama itu, setelah tahu, kami lumayan drop. Orang tanya, pikiran kita jadi ke mana-mana. Merasa kalau lagi ngobrol sama orang cepat capek, sesak napas, kita panik," tuturnya.
selain itu, jika sudah tahu terkena COVID-19, pikirkan lebih dahulu langkah-langkah apa yang akan kita lakukan. Kalau diri kita sendiri yang terinfeksi, disarankan isolasi mandiri di mana saja, apakah dirujuk dari Puskesmas atau rumah sakit setempat.
"Selama isolasi di rumah, kami masih pakai masker, social distancing. Penyakit ini memang ada," katanya.(*/sm)
Bupati Tanjab Barat Tinjau Rumah Warga Program Bedah Rumah BAZNAS
Ketua Komisi III Albert Chaniago Hadiri Peringatan Hari Buruh di Tanjab Barat
FKIK UNJA Sukses Gelar Pelatihan Kepemimpinan Nasional AMSA-Indonesia 2026 di Jambi
Ilmuwan Indonesia Torehkan Prestasi Tingkat Dunia, Presiden: Semoga Jadi Inspirasi
Mau Liburan, Baca Ketentuan yang Dikeluarkan Satgas Covid-19
Kemendagri Dorong Integrasi Pusat-Daerah Berbasis Elektronik



