JAMBERITA.COM - Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Taharuddin benarkan telah terjadi kekeliruan terhadap pemakaman salah satu korban wabah Covid-19.
Taharuddin membenarkan telah terjadi kekeliruan arah kiblat yang melenceng sekitar 90 derajat dari posisi kiblat pemakaman umat muslim. Hal ini kata, Taharuddin, diketahui setelah tim satgas bersama pemuka agama turun ke lokasi pemakaman di Desa Lubuk Terentang, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi melakukan pengecekan.
"Ya setelah tim turun dan lakukan pengecekan arah kiblat jenazah Covid-19 memang keliru, dimana kepala jenazah yang menghadap ke arah kiblat. Padahal, seharusnya muka jenazah yang menghadap ke arah kiblat," terang Jubir Covid-19 Tanjabbar, Taharuddin, Senin (9/11/20).
Selanjutnya, kata Taharuddin, tim satgas akan berkonsultasi dengan para tokoh agama untuk memutuskan apakah makam akan dibongkar dan dirubah arah jenazah atau tetap seperti kondisi sekarang.
"Tim akan berkonsultasi dengan MUI terkait hal ini, jika memang harus disesuaikan maka akan dilakukan perubahan dan harus ada pertimbangan manfaat dan mudharatnyo dari sisi protokol kesehatan," ujar jubir Covid-19 Tanjabbar.
Sebelumnya, pihak keluarga yang merasa ada kejanggalan pada arah kiblat makam mempertanyakan hal tersebut. Guna memastikan keraguan mereka didampingi Ormas Rajawali Sakti, Anggota DPRD Tanjab Barat, Tim Satgas Penanganan Covid-19, MUI, Kementerian Agama serta alim ulama melakukan peninjauan ke lokasi pada hari Kamis (5/11/20), dan hasilnya diketahui bahwa arah kiblat jenazah korban Covid-19 tersebut keliru. (Henky)
Sekda Buka Lomba Pacu Perahu Tradisional 2026, Dorong Prestasi Atlet & Pelestarian Sungai Batanghari
UNJA Gelar Wisuda ke-125: Prof. Helmi Titip Pesan Karakter dan Inovasi untuk Lulusan
KPU Tanjabbar : Debat Kandidat Terapkan Prokes, Boleh Masuk Ruang 25 Orang
Kecewa Jalan Dirusak PT APM, Warga Batang Masumai Tanam Pisang Di Tengah Jalan
Gubernur Al Haris Tinjau Pembangunan VIP Room Bandara Muara Bungo



