JAMBERITA.COM - Komplotan perampok di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengaku tega melakukan perampokan hingga melukai korban, dipicu karena kesal terhadap korban, Ibrahim (50) yang menolak memberikan pinjaman.
Aksi perampokan yang terjadi pada Jumat (11/9/20) di rumah milik Ibrahim (50) warga Parit 11, Sungai Gebar, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat tersebut dilakukan karena pelaku sedang terlilit utang.
Otak pelaku perampokan, JD yang sudah berulang kali berusaha pinjam uang dan berkali-kali juga ditolak. Sementara saat itu ia sedang terlilit utang di Bank, akhirnya gelap mata nekat merencanakan aksi perampokan.
"Karena tidak diberikan uang pinjaman, dan sedang terlilit utang, sudah berkali-kali mau pinjam uang, tapi ditolak terus, akhirnya merencanakan perampokan," terang Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro, Senin (14/9/20).
Satu pelaku saat ini masih dalam status DPO. Sementara 6 pelaku yang berhasil dibekuk Tim Petir Polres Tanjabbar harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di balik jeruji besi penjara. (Henky)
Kapolda Jambi Warning Perubahan di Tubuh Polri Harus Dibuktikan dengan Tindakan Nyata
Polda Jambi Usut Dugaan Keterlibatan Oknum Kombes dalam Kasus Penipuan Rekrutmen Polri
Modus Minta Antar dan Beli Rokok : Pemuda di Jambi Diduga Gelapkan Motor, Kini Dilapor ke Polisi
Kapolres Himbauan Malalui Spanduk, Bos PETI Malah Seret Nama Aparat Hukum
Dekat Semua Kalangan Hingga Milenial, Kapolres Jadi Pembina PBESI
Polda Jambi Tangani 9 Laporan Dugaan Penipuan Rekrutmen Bintara Polri, Dua Personel Dipecat!

