JAMBERITA.COM- Kontestasi Pilgub Jambi saat ini sudah dipastikan diikuti tifa bakal pasangan calon yang sudah mendaftar di KPU.
Setelah verifikasi yang dilakukan oleh KPU, bakal pasangan calon ini akan ditetapkan sebagai calon yang akan bertarung memperebutkan kursi orang nomor 1 dan 2 di Provinsi Jambi.
Yang menarik saat ini adalah bagaimana kandidat mampu untuk meraup suara dan simpati masyarakat. Pola lama saat ini hampir sulit untuk dilaksanakan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang belum kunjung menunjukkan pengurangan signifikan.
Tokoh masyarakat menjadi salah satu poin penting bagi kandidat untuk membantu meraup suara masyarakat. Saat ini, yang paling menarik perhatian adalah Hasan Basri Agus (HBA). HBA yang merupakan Anggota DPR RI ini menjadi salah satu tokoh pemilik suara yang merata di Jambi.
Mantan Gubernur Jambi ini sekarang masuk dalam struktur dewan pengarah pemenangan Cek Endra - Ratu Munawarah. Namun, hingga saat ini belum ada sedikitpun gerakan nyata dilakukan oleh HBA untuk memenangkan Bupati Sarolangun tersebut.
Ini juga beralasan, karena Al Haris yang merupakan bakal calon merupakan bagian dari HBA. Lebih tepatnya adalah sebagai anak angkat Mantan Bupati Sarolangun. Selain itu, para tim HBA dan simpatisan lalu lebih banyak dan cenderung untuk memilih Bupati Merangin.
Ketika nanti akhirnya ada sepatah kata tersurat HBA memenangkan Al Haris, akankah HBA akan terkena imbas dan sanksi pemecatan dari Anggota DPR RI?
Pengamat Politik Dori Efendi melihat hal ini mengatakan, ketika itu memang terjadi itu merupakan sikap individu dari HBA. Apakah mendukung CE atau malah mendukung Al Haris. Hanya saja, hingga saat ini belum ada pernyataan yang disampaikan HBA akan mendukung siapa.
"Ketika nanti HBA akhirnya mendukung salah satu kandidat diluar itu sudah pasti menyalahi aturan. Hanya saja apakah akan berujung dipecat, kami rasa tidak semudah itu," katanya ketika dikonfirmasi Jamberita.com, Jumat (11/9/2020).
Ia mengatakan, kita semua harus ingat, Golkar sendiri selalu saja memiliki dua sikap dari kader yang ada di Golkar. Salah satu contohnya ketika pencalonan Presiden saat itu. Selama ini juga, yang seperti itu selalu dibiarkan saja.
"Kondisi saat ini, HBA masuk dalam struktur tim CE itu adalah hal biasa karena mandat partai. Kalau HBA berada didalam tim Al Haris, baru itu jadi masalah. Namun, kami bisa pastikan ketika itu terjadi tidak akan semudah itu memecat HBA," pungkasnya.
Namun juga HBA tidak akan bisa melakukan perang terbuka dengan CE-Ratu. (am)
Raih 1.092.823 Suara, Pleno KPU Provinsi Jambi Tetapkan Haris - Sani Pemenang Pilgub
Ucapkan Terimakasih ke Pendukung, Tim Koalisi Parpol Romi-Sudirman: Kita Tunggu Hasil KPU
Tanggapi Hasil Pemungutan Suara, Romi Optimis Tunggu Hasil Keputusan Resmi KPU
Gerak Cepat, PDIP Latih Para Saksi Untuk Pilkada Serentak 2020
Di Hadapan Awak Media, Syafril Nursal Ungkap Alasan Terjun di Pilgub Jambi
Ikut Bersama CE - Ratu ke Kerinci, Ini Permintaan Khusus Usman Ermulan


Penilaian Kompetensi Pejabat Manajerial Kanwil Kemenkum Jambi Selesai

