JAMBERITA.COM- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta para kandidat calon kepala daerah untuk tetap menerapkan protokol Covid 19.
Jika ada kandidat yang masih saja membuat kerumunan massa, Mantan Kapolri ini minta warga untuk membullynya.
Menurut Tito, Pilkada ditengah pandemi Covid-19 ini sangat rentan sekali penularan. Apalagi dengan adanya kerumunan massa.
"Kalau ada kontestan yang mengumpulkan orang melebihi batas aturan, bahkan sampai 500 orang, kita bully saja," katanya dalam Rakoor Kesiapan Pilkada serentak 2020 bertempat di Swiss-Belhotel Jambi, Rabu (26/8).
Selama 71 hari masa kampanye, lanjut Tito, secara aturan melarang adanya kompoi, rapat umum dilakukan dengan jumlah terbatas dan tidak seperti dulu lagi mengingat kondisi pandemi Covid-19.
"Jadi kalau ada kontestan yang masih menciptakan kerumunan massa, sama-sama kita bully sebagai sanksi sosialnya. Bagaimana mau jadi kepala daerah, menertibkan tim sukses saja tidak mampu," tegasnya. (sm)
Beasiswa KSE UNJA Cari Mahasiswa Jujur, Bukan Cuma Pintar! 317 Peserta 'Dikuliti' di Wawancara
Keren! Tiga Srikandi FH UNJA Sukses Jinakkan Pemalsu Tenun Pakai Blockchain
Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional II, Kadiv Yankum Kanwil Jambi Siap Akselerasi Inovasi Hukum
Update 26 Agustus 2020, Kasus Covid-19 Bertambah Lagi 8 Orang, Total 289 Orang
Atasi Kelangkaan Elpiji 3 Kg, Pemprov Jambi Bentuk Satgas Pengendalian
Prihatin Jalan Rusak di Teluk Nilau, Wartono: Pemprov Harus Ada Skala Prioritas dalam Pembangunan
