JAMBERITA.COM- Soal 8 wali siswa SD 47 Kota Jambi yang dinyatakan reaktif. Kepala Sekolah (Kepsek) 48 Ansori mengatakan bahwa jumlah siswa yang detang ke sekolah hari ini mengalami penurunan, Selasa (21/7/2020).
Ansori mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui kabar tersebut pada Senin (20/7/2020) malam dan langsung saja meminta kepada 8 siswa dan guru tersebut untuk melakukan isolasi mandiri dirumah selama 14 hari kedepan.
"Bahwa malam senin itu saya mendapat informasi bahwa ada orang tua kita yang terkonfirmasi positif yang berada di perusahaan di luar Kota Jambi," ujarnya.
Ansori menjelaskan bahwa dari beredarnya berita ini. Jumlaj siswa yang hadir ke sekolah mengalami penurunan hingga 50 persen.
"Ada terganggu sedikit kehadiran anak-anak. Orang tuanya khawatir terkait berita itu. Tapi kita melihat kehadiran anak hari ini biasa hadir 12 orang yang hadir setengahnya. Karna kita kan sistem 50 persen yang hadir," jelasnya.
Selanjutnya bahwa Ansori menjelaskan bahwa kelas-kelas sendiri setiap harinya telah disemprot disinfektan setelah dan sebelum proses belajar mengajar. Dirinya mengatakan bahwa besok siswa akan kembali ke sekolah. Karna orang tua telah diberikan pemahaman terkait hal ini.
"Setiap harinya untuk bagian umum itu disemprot (disinfektan) oleh pelayan sini untuk di lokal itu disemprot oleh wali kelasnya masing-masing," ujarnya.
"Tapi setelah klarifikasi saya Saya punya grup di HP sayaInsya Allah besok antusias. (Siswa) udah hadir," tututpnya. (sap)
AXA Mandiri Ajak Masyarakat Tetap Sehat di Tengah Melonjaknya Kembali Covid-19
Kemenkes minta masyarakat segera vaksinasi penguat tingkatkan imunitas
Update 21 Juli 2020, Kasus Covid-19 di Jambi Kembali Bertambah Jadi 134 Terkonfirmasi
Bhakti Kesehatan Polri, Polda Jambi Gelar Operasi Bibir Sumbing


DK Muncul ke Publik! Bantah Narasi Penggerebekan : Saya Bertiga

