JAMBERITA.COM- Jelang hari raya kurban jumlah pembeli hewan kurban di Kota Jambi mengalami penurunan.
Salah satu faktor penyebabnya seperti dijelaskan pedagang yang juga peternak sapi Indra Suardi adalah karna pandemi Covid-19.
"Sampai saat ini menurun hampir 40 persen, dari tahun kemarin pengaruh Covid-19," ujarnya. Sabtu, (18/7/2020).
Indra menjelaskan bahwa saat ini ada sekitar 140 ekor sapi yang berada di kandang dan 53 ekor di kebun. Dirinya mengatakan bahwa seluruh sapi yang akan di kurbankan telah dicek kesehatan terlebih dahulu oleh Dinas Peternakan Kota Jambi dan dokter hewan.
"Yang stand by itu 193. Kesehatan kita dapat pengawasan dari BPBH Bukit Tinggi tiga bulan sekali dari dinas peternakan kota dan dua hari lalu dari dinas peternakan provinsi Jambi," ujarnya.
Indra melanjutkan bahwa saat ini Presiden Indonesia Joko Widodo juga telah memesan sapi jenis Simental yang beratnya hampi 8 ton untuk di Kurbakan di Jambi. Rencananya sapi yang berasal dari Lampung ini akan disembeli di Masjid Ad-Din Citra Raya Mendalo.
"840 kg beratnya, harganya 68 juta sudah termasuk pajak dan pemotongan. Nanti untuk Masjid Ad Din Mendalo," jelasnya. (sap)
Update 18 Juli 2020, Pasien Covid-19 di Jambi Melonjak, 6 Orang Dinyatakan Positif
13 ASN Pemprov Jambi yang Diduga Positif Narkoba Terancam Dipecat
Kemensos Buat Terobosan, Beri ID Sementara ke Orang Rimba Agar Dapat Bantuan
Wadirum RSUD Raden Mattaher Terdepak, Ini 3 Calon Sekda Jambi yang Masuk Tiga Besar
Update 17 Juli 2020, Satu Lagi Warga Kota Jambi Positif Covid 19 Riwayat dari Palembang


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



