JAMBERITA.COM - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi menanggapi soal adanya dugaan rumah sakit yang nakal sengaja melaporkan pasien bukan positif tapi dinyatakan Covid-19 agar mendapatkan bantuan.
"Setelah di cek melalui Plt Kepala Dinas Kesehatan bahwa seluruh RSU rujukan yang menangani Covid-19 di provinsi Jambi, tidak pernah memberikan data yang tidak benar tentang pasien positif Covid-19," kata Jubir Gugus Tugas Johansyah, Kamis (16/7/2020).
BACA: DPR Sebut Ada RS di Jambi Nyatakan Pasien Wafat Karena Covid 19 Demi Bantuan, Ini Kata Gugus Tugas
Menurut Johan, data konfirmasi positif Covid-19 di provinsi Jambi yang mereka umumkan setiap pukul 17.00 WIB itu berdasarkan hasil pemeriksaan uji swab di Litbang Kemenkes RI dan itu juga setelah diumumkan Jubir Pemerintah Ahcmad Yurianto.
Sebelumnya itu mencuat saat Badan Anggaran (Banggar) DPR RI hari ini menggelar rapat kerja dengan pemerintah untuk membahas laporan APBN semester I 2020, termasuk dengan Menkes Terawan Agus Putranto.
Seperti dikutip dari www.suara.com, Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah mengadukan dugaan rumah sakit "nakal" yang merawat pasien virus corona covid-19 di sejumlah daerah ke Menteri Kesehatan RI, Terawan Agus Putranto.(afm)
Satu Saksi Mangkir dalam Sidang Kasus Bahan Kimia Perumda Tirta Mayang, PH : Penting Dihadirkan!
Saraf Terjepit Wajib Operasi atau Mitos? Ternyata Ini Faktanya!
PetroChina Jabung Biayai Pendidikan Mahasiswa Tanjabbar di Akamigas Cepu
Pilkada di Tengah Pandemi, BIN: Tahapan Paling Rawan adalah Kampanye dan Pemungutan Suara
DPR Sebut Ada RS di Jambi Nyatakan Pasien Wafat Karena Covid 19 Demi Bantuan, Ini Kata Gugus Tugas
Antisipasi Karhutla, Kapolda Jambi Pinta Langkah Preventif Dilaksanakan
Gubernur Al Haris Buka Turnamen Tenis Antar Alumni Perguruan Tinggi ke-16 se-Indonesia di UNJA



