JAMBERITA.COM- Walikota Jambi Syarif Fasha tegur Kepala Sekolah yang belum ikuti juklak juknis terkait kegiatan belajar mengajar di tengah wabah pandemi Covid-19. Senin (13/7/2020).
Hari pertama penerapan relaksasi di bidang pendidikan, Walikota Jambi Syarif Fasha meninjau langsung beberapa sekolah SD dan SMP di Kota Jambi, yaitu di SMP N 5, ?SDIT Al Falah, ?SMP N 1 dan ?SD N 28 Kota Jambi.
Saat melakukan kunjungan di SMPN 5 kota Jambi Fasha sempat menegur Kepsek dikarnakan beberapa hal terkait protokol kesehatan yang belum dipenuhi. "Namun ada juga sekolah yang mejanya belum dibersihkan karna tidak ada siswanya," kata Fasha.
Fasha mengatakan bahwa kesalahan dan kekurangan di hari pertama penerapan relaksasi pendidikan ini. Nantinya akan menjadi bahan evaluasi untuk kedepannya.
"Tetapi seharusnya dengan juknis yang ada. Jadi hari ini harus masuk. Yang mau offline silahkan masuk. Tetapi kelas 7,8,9 harus masuk semua. Yang itu tadi harus ada pembenahan lagi untuk minggu depannya," ujar Fasha.
Kepala Sekolah SMPN 5 Kota Jambi Ikhsan mengatakan bahwa beberapa kesiapan sarana seperti tedmon dan disinfektan sudah disiapkan. Namun dalam sistwem balajar sendiri Ikhsan mengatakan bahwa akan mulai efektif pada minggu depan. "Kami mulai hari ini kelas 7. Berikutnya kelas 8 hanya untuk minggu ini," ujarnya.
Untuk diketahui bahwa relaksasi pendidikan ini sendiri sifatnya uji coba. Dan tidak ada paksaan, dan jika orang tua siswa ingin melakukan belajar online diizinkan. (sap)
3 Kampus Besar di Jambi Berkolaborasi : Sulap Pekarangan Rumah Jadi Senjata Pemukul Stunting
Bijak Namun Tegas! Rektor UNJA: Benahi Sampah Kota Jambi demi Publik, Bukan Pilgub
Atasi Polemik Sampah, Pemkot Jambi Setop Sementara Pembongkaran TPS dan Siapkan Subsidi Silang
Pantau Hari Pertama Relaksasi Pendidikan, Ini Catatan dari Walikota Jambi
Bahas Pencegahan Karhutla, Kapolda Jambi: Matikan Api Sejak Kecil
Al Haris Tinjau SAMSAT Tebo: Tekankan Pelayanan Nyaman, Inovasi Pajak, dan Integritas Petugas

