JAMBERITA.COM, MERANGIN - Pembagian dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa Seling Kecamatan Tabir, Merangin dibuat ricuh oleh Mak-Mak.
Pasalnya, pembagian dana desa tersebut dikabarkan tidak menyentuh langsung kepada warga setempat, hingga terjadi perusakan aset pemerintah desa Seling.
Kejadian kericuhan itu terjadi pukul 13.45 Rabu (17/6/202). Ini memuncak setelah kedatangan emak-emak yang melakukan protes.
Ramlah seorang Janda Desa Seling saat dikonfirmasi, mengatakan sangat kecewa dengan kenerja pemerintah tidak adil sama sekali.
"Kami tidak mendapatkan sama sekali dana BLT, malah yang dapat orang yang mampu. Ada juga KK masih Pulau Aro yang netap di Seling mendapatkan BTL. tapi kami yang warga sini malah tidak mendapat, "ungkap Ibu janda kepada media ini.
Sedangkan, Ahmad Ibe tokoh masyatakat Desa Seling saat diwancarai meminta Kades Desa Seling untuk mundur dari jabatannya.
"Kalau tidak mampu menyelesaikan masalah lebih baik Kades Mundur, "Kata Tokoh masyarakat Seling.
Sementara Kades Desa Seling Hasan diwancarai mengatakan pembagian BLT sudah tetap sasaran.
"Masyarakat meminta bagi rata, namun saya tidak mau. untuk masyarakat yang minta BLT itu semua orang kaya, macam mana saya mau membagikannya, " Ungkap Kades.
Pantauan Media ini di lapangan tampak TNI-Polri masih melakukan penjagaan supaya tidak terjadi keributan.(oli)
Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasi Ranperbup Beasiswa Kabupaten Merangin
Kawal Produk Hukum Daerah Berkualitas, Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasi Ranperda Merangin
Sanksi Sosial RJ: Kejari Merangin Pantau Anak Rehabilitasi Narkotika Bersihkan Masjid
Hadapi Covid-19, Bupati dan Forkopimda Tebo Deklarasikan Program Desa Tangguh
Hasil Uji Swab Negatif, Warga Rengas Condong Ini Dipulangkan ke Rumah
SAH, Bapak Beasiswa Jambi Ajak Masyarakat Jaga Kepercayaan terhadap Rupiah

