Minta Pemkab dan Aparat Tegas Terhadap PETI, Forum Peduli Hijau Bungo: Tindak Tegas Pemodalnya



Rabu, 20 Mei 2020 - 22:03:12 WIB



Suasana rapat Forum Peduli Hijau Bungo
Suasana rapat Forum Peduli Hijau Bungo

JAMBERITA.COM- Forum Peduli Bungo Hijau ( FPBH) melalui Koordinator H Hasan Ibrahim meminta Aparat Penegak Hukum dan Pemerintah Kabupaten Bungo bersikap tegas terhadap pelaku Penambang Emas Tampa Izin ( PETI).           

“Kami FPBH Kabupaten Bungo untuk tidak berandai-andai dalam kasus ini dan akan terus melakukan Pemantauan sejauh mana pelaksanaan pemberantasan PETI,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima jamberita.com pada Rabu (20/5/2020).

Ia mengatakan FPBH bukan kita mencampuri  ataupun mengintervensi kenirja Aparat Penegak Hukum dalam penetapan tersangka. “Namun yang menjadi pertanyaan besar dan secara kasat mata dapat dilihat bahwa ada puluhan alat berat di tempat praktek PETI,”  kata Mantan anggota DPRD 4 periode ini.

Ia berharap semua elemen masyarakat menghentikan aktivitas PETI karena merusak Lingkungan dan mencemari sungai. Bahkan juga sudah merusak ekosistem air tawar.

“Sekali lagi kiranya Pemerintah Kabupaten dapat bersikap tegas dan Penegak Hukum juga bertindak sesuai dengan  ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “Karena logika kita alat berat itu tidak akan mampu dibeli oleh masyarakat biasa, yang ekonominya kurang mampu. Dalam artian disini tentu ada pemilik alat atau pemodal. Di sini sangat jelas siapa yang patut bertanggung jawab dengan tidak mengorbankan masyarakat biasa,” paparnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas upaya  yang sudah dilakukan selama ini. Tentu dengan mengedepankan azas praduga tidak bersalah. Sementara FPHB iugs terus berupaya agar persoalan PETI ini bisa tuntas, dan tidak ada lagi praktek  PETI di lapangan.

“Kami Pesimis selagi pemilik alat berat tidak diminta pertanggung jawabannya, tidak menutup kemungkinan aktifitas ini akan berlanjut atau terulang lagi dengan  alat berat yg sama. Mohon kiranya aparat penegak hukum dapat tuntas untuk menindak tegas pemilik alat berat yang menjadi pemodal praktek illegal ini,” pungkasnya.(*/sm)









loading...