JAMBERITA.COM - Kasus terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19) di provinsi Jambi kembali bertambah. Hal ini dibenarkan Juru Bicara Penangaan Covid-19 provinsi Jambi Johansyah. Sabtu, (9/5/2020).
Johansyah menjelaskan bahwa ada 15 kasus baru hari ini yang berasal dari kabupaten Sungai Penuh 5 kasus, Bungo 1 kasus, Merangin 5 kasus, Batanghari 1 kasus, Kota Jambi 1 kasus dan Muaro Jambi 2 kasus. "Pasien Positif saat ini berjumlah 62 bertambah 15," ujarnya.
Sedangkan untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) turun menjadi 132 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) naik menjadi 92 dan menunggu uji swab sebanyak 25 orang.
Berikut sebaran kasus Virus Corona di Provinsi Jambi. Kabupaten Sungai Penuh 5 ODP, 6 PDP serta 6 Positif, Kerinci 45 ODP, 3 PDP serta 1 Positif, Bungo 28 ODP, 3 PDP serta 3 Positif, Merangin 16 ODP dan 22 PDP serta 15 positif, Tebo 3 ODP 2 PDP serta 3 positif dan 1 sembuh, Sarolangun 5 ODP 2 PDP serta 2 Positif, Batanghari 0 ODP 4 PDP dan 4 Positif, Tanjung Jabung Barat 0 ODP 8 PDP serta 5 Positif, Kota Jambi 24 ODP, 33 PDP dan 15 Positif, Muaro Jambi 6 ODP 7 PDP dan 7 Positif serta Tanjung Jabung Timur 0 ODP 2 PDP dan 1 positif.
Selanjutnya dengan bertambahnya kasus di provinsi Jambi, Johansyah menghimbau kepada masyarakat provinsi Jambi agar tetap menggunakan masker saat diluar rumah, menjaga jarak Social dan Phisycal Distancing serta melaksanakan ibadah dirumah bersama keluarga.
"Dengan ini, kami mengingatkan kembali bahwa kedisiplinan masyarakat merupakan kunci suksesnya untuk menyebar mata rantai penyebaran Covid-19 di provinsi Jambi," ujarnya.(sap)
Mahasiswa Kehutanan UNJA Edukasi Pelajar SMPN 24 Jambi Tentang Konservasi Orang Utan
Mahasiswa UNJA Bedah Potensi Ekowisata Kehutanan ke Siswa SMPN 11 Jambi
Update 9 Mei 2020, Kasus Positif Covid-19 Melonjak 15 Orang, Total 62 Kasus di Jambi
Pastikan Dapatkan Pelayanan, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Jenguk Bocah Aldino di RSUD Raden Mattaher
Pemprov Jambi Tak Melarang, Tapi Himbau Warga Tak Mudik Lebaran


Sekda Sudirman Buka Rakerda Pramuka 2026: Fokus Evaluasi Strategi, Kaderisasi Pemimpin Muda



