JAMBERITA.COM- Walikota Jambi Syarif Fasha menyebutkan ada satu kasus di Kota Jambi yang sempat membuatnya kecewa. Ini karena ada satu pasien positif rapid test diminta untuk melakukan isolasi mandiri namun malah tetap menjadi imam di salah satu mesjid di kenali Asam Bawah.
“Yang rapid test positif masih jadi imam di Keluran Kenali Asam Bawah masih jadi imam dari klaster gowa. Satu yang disuruh isolasi mandiri,” katanya.
Pasien ini akan dijemput langsung besok atau lusa oleh tim gugus Corona Kota Jambi untuk diisolasi di rumah sakit.
Selanjutnya, pengobatan 9 pasien sudah sesuai dengan SOP spesialis paru. Adapun jenis dan jumlah oabt tersedia di rumah sakit abdul Manap.(sm)
GP Ansor Jambi Gandeng RSUD Mattaher & Poltekkes untuk Keselamatan Pemain di Turnamen Mini Soccer
Rayakan Harlah ke-92, PW GP Ansor Jambi Gelar Turnamen Mini Soccer Antar Santri se-Provinsi
Bupati Tanjab Barat Tinjau Rumah Warga Program Bedah Rumah BAZNAS
Sudah 9 Kasus di Kota Jambi, Fasha Sebut Tambahan Pasien Ada Kontak dengan 77 Santri
Pasien Covid-19 di Jambi Bertambah, Dua dari Merangin dan Satu Perempuan dari Kota Jambi
Update 25 April 2020, Pasien Covid-19 di Jambi Bertambah lagi 3 orang, Total 21 Orang



