Cerita Loyalitas Dokter dan Tenaga Medis Rawat Pasien Covid-19 hingga Satu Dinyatakan Sembuh



Selasa, 21 April 2020 - 09:40:07 WIB



dr Meldianto di RSUD Raden Mattaher/doc/jamberita.com/afm
dr Meldianto di RSUD Raden Mattaher/doc/jamberita.com/afm

JAMBERITA.COM - Selama kurang lebih 34 hari pasien 01 positif Virus Corona (Covid-19) asal Kabupaten Tebo diisolasi di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi akhirnya diperbolehkan untuk pulang, Senin (20/4/2020).

Sebelumnya, hasil uji swab pertama, kedua, pasien masih dinyatakan positif Covid-19 dan hasil uji swab ketiga dan keempat dinyatakan negatif sehingga disepakati oleh para Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP), Management RSUD dan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk dipulangkan.

Salah satu Dokter yang menangani pasien 01 yakni dr Meldianto menceritakan, selaku DPJP yang tahu betul kondisi dan merasakan bagaimana merawat beliau selama di rumah sakit, tentu mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada semua tenaga medis.

"Saya sangat mengucapkan terimakasih kepada tim Covid-19, kepada adik adik perawat yang telah berjibaku karena mereka sangat loyal kepada pasien, sekali lagi terimakasih kepada seluruh perawat yang ada di RSUD Raden Mattaher," ujarnya.

Kepulangan pasien, itu menurut dr Meldianto secara pemeriksaan uji swab pasien 01 sudah 2 kali dinyatakan negatif sehingga diambil langkah dan kesepakatan bersama untuk dipulangkan."Setelah di pulangkan maka kita bersama Dinkes Provinsi Jambi terus memantau pasien, terus terang kita sangat bersyukur, mulai dari management, tenaga medis, dokter, perawat hanya berusaha dan berdo'a," tuturnya.

Dr Meldianto kembali menuturkan selama kurang lebih satu bulan pasien Covid-19 dirawat di RSUD Raden Mattaher mereka semua mulai dari dirinya sendiri, dr Ikalius, dr Mahkruf hingga Dokter Penanggung Jawab Ruang Isolasi dr Yoza sampai dengan para perawat tentunya tidak mengenal lelah.

"Loyalitasnya tinggi, saya cukup apresiasi dengan adik-adik perawat yang berada di ruang isolasi, sedikit pun tidak ada rasa takut, baik merawat pasien 01 maupun semua pasien, yang ada disini ada 3. Pasien 01, 03 dan 08 yang lainnya sesuai dengan rumah sakit yang lainnya," ujarnya dengan nada yang haru.

Lebih lanjut dr Meldianto juga membeberkan dalam penanganan pasien Covid-19 juga sejak awal sampai dengan hari ini Senin (20/4/2020) mereka mengaku siap menghadapi situasi dan kondisi yang terjadi."Tetap semangat, karena sumpah kita orang kesehatan baik itu dokter, perawat apapun situasinya kita siap," katanya dengan tegar dan semangat.

Kemudian dr Ikalius juga dalam jumpa pers di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi menambahkan, jika kolega kolega pasien 01 ingin membesuk dan bertemu sebaiknya setelah 14 hari menjalani isolasi mandiri dirumah. "Sebaiknya 14 hari, biar tenang pasiennya kan pengaruh selama diisolasi kan psikis," jelasnya.

Pelepasan pasien 01 asal Tebo itu juga dilakukan oleh pihak Manajemen RSUD Raden Mattaher, Para Wakil Direktur, Dokter dan petugas lainnya di halaman poli penanganan Covid-19 dengan suka cita haru bercampur bahagia karena pasien sudah dinyatakan sembuh.

"Alhamdulillah setelah saya di rawat selama 34 hari, Alhamdulillah hasil swab terakhir dinyatakan negatif sehingga saya dikatakan dokter dinyatakan dokter sudah sembuh," ujar pasien sebelum meninggalkan rumah sakit plat merah tersebut sekitar pukul 15.00 WIB kepada awak media.

Pasien mengucapkan banyak terimakasih kepada tenaga medis, baik dokter yang menangani maupun perawat, Dinas Kesehatan, Bupati dan Wakil Bupati sampai dengan seluruh masyarakat Tebo yang sudah mendo'akannya dirinya untuk dapat melalui hal-hal sulit yang dialami.

"Saya tahu tenaga medis dalam melaksanakan tugas tidak lah gampang, banyak hal hal yang harus dihadapi dan penuh resiko, tapi dengan keihklasan, kesabaran, mereka bekerja dengan baik merawat kami sehingga kami dinyatakan sembuh dan saya mengucapkan terimakasih sekali," ujarnya dengan nada menahan tangis.

Selanjutnya Pria usia 55 tahun yang disebut sebut sebagai pejabat Publik di Pemkab Tebo itu juga berharap, mudah-mudahan hanya dirinya seorang yang menjadi pasien Covid-19 yang pertama dan terakhir dari Tebo. "Dan kami mohon kepada masyarakat semua, tetap mengikuti arahan arahan Pemerintah, sehingga Corona di provinsi Jambi bisa cepat teratasi dan kita bisa melakukan aktivitas seperti biasanya," pintanya.

Pasien itu juga sedikit menceritakan aktivitas dirinya selama dirawat di ruang Isolasi di RSUD Raden Mattaher Jambi. "Memang tidak mudah kita menghadapi itu, karena dalam kondisi di isolasi dan fikiran kita juga sangat banyak, namun demikian kami berusaha untuk terus bersemangat, berharap kami bisa cepat (sembuh) selesai dari penyakit ini," katanya.

Lebih jauh terkait dengan aktivitas dinasnya di lingkungan Pemkab Tebo, pasien itu mengaku sesuai dengan rekomendasi dan SOP kesehatan, dirinya harus beristirahat terlebih dahulu di rumah selama 14 hari pasca kepulangan dari RSUD Raden Mattaher."Saya isolasi 14 hari dulu di rumah, sambil pemulihan, terimakasih," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi