JAMBERITA.COM- Komisi III DPRD Provinsi Jambi hearing bersama pihak PLN dan Dinas ESDM Provinsi Jambi di ruang Banggar DPRD Provinsi Jambi, Kamis.
Ketua Komisi III, Ahmad Fauzi usai hearing mengatakan dalam pertemuan tersebut banyak sekali informasi yang disampaikan oleh PLN kepada pihak DPRD Provinsi Jambi.
Diantaranya masih banyak desa di Provinsi Jambi belum menikmati aliran listrik. Hal tersebut juga menjadi tugas bagi pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten.
"Kesimpulan dari rapat kami, kita DPR Komisi III akan mendorong capaian rasio elektrifikasi. Sebab masih ada sekitar 50 desa lagi yang belum teraliri listrik," katanya.
Ia juga meminta pemerintah daerah agar terus mendorong program PLN dan menuntaskan persoalan-persoalan yang dihadapi PLN agar seluruh desa di Jambi teraliri listrik.
"Kita juga mendorong persoalan-persoalan yang dihadapi PLN dapat diselesaikan secara bersama-sama antara pemerintah daerah dengan PLN," tegasnya.
Dia mencontohkan persoalan yang dihadapi PLN untuk mengaliri listrik ke desa-desa. Diantaranya persoalan ganti rugi lahan.
"Contohnya pemasangan tower ternyata bermasalah dengan lahan, itu harus diselesaikan antardaerah yang difasilitasi oleh gubernur," katanya.
Selain itu, pihaknya juga berharap Dinas ESDM dan PLN agar mencari sumber alternatif energi terbarukan bagi daerah-daerah terpencil.
"Tidak mungkin PLN membangun dalam jangka yang singkat atau pendek. Seperti Pengembangan PLTS Komunal, itu juga kami minta pihak ESDM untuk melakukan kajian-kajiannya, berapa biayanya serta dampak sosial dan ekonominya. Ini harus dikaji," katanya menambahkan.
Sementara itu, Manager UP3 Jambi, Hanfi Adrhean Abidin mengatakan masih ada 52 desa di Provinsi Jambi belum teraliri listrik PLN. Pihaknya menargetkan sebelum 17 Agustus 2020 52 desa tersebut sudah teraliri listrik.
"Kita targetkan semua desa tersebut teraliri listrik. Tentu ini bukan hanya tugas PLN saja tapi juga pemerintah daerah dan hari ini kita berdiskusi dengan DPRD Provinsi Jambi dan segera ditindaklanjuti kendala-kendala yang kita hadapi di kabupaten. Kita pecahkan bersama," katanya.
Dijelaskannya, banyak kendala PLN untuk mengaliri listrik ke desa-desa tersebut. Diantaranya jalur yang melewati sungai-sungai seperti di Tanjungjabung Barat dan daerah perbukitan di wilayah barat Jambi.
"Dan harapan kami pemda kabupaten/kota mendukung kami agar rasio elektrifikasi Provinsi Jambi tercapai," ujarnya.(*)
Gubernur Al Haris Setujui THR Rp1 Juta untuk 6.438 PPPK Paruh Waktu di Jambi
Gebrakan 'Banteng' Senayan! Edi Boyong Proyek Belasan Miliar, Tangani Longsor Lubuk Landai di Bungo
Selamat... PetroChina Terima Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan
Tausiah Jumat, SAH Berbicara Harmonisasi Islam Dan Pancasila
Viral Pasien Suspect Virus Corona di Bungo, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan Provinsi Jambi




Danrem 042/Gapu tinjau Progres pembangunan KDKMP dan Jembatan Gantung di Kabupaten Bungo

