JAMBERITA.COM - Ratusan tenaga honorer di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi terancam dipecat. Ini karena lembaga ini akan segera melakukan evaluasi terhadap kinerja tenaga honorer dengan menyesuaikan kemampuan rumah sakit untuk membayarnya.
Plt Direktur RSUD Raden Mattaher Dr Samsiran Halim mengatakan bahwa memang setiap tahun evaluasi terus dilakukan karena mereka menyesuaikan kemampuan keuangan rumah sakit untuk membayar gajinya.
"Namanya evaluasi bisa saja dipecat," katanya, saat dijumpai jamberita.com, tampak didampingi Wakil Direktur (Wadir) Pengembangan SDM Sarana dan Prasarana (Sapras), Syafrizal, Kabag Umum Sofran di rumah sakit. Rabu (5/2/2020).
Meski demikian, Samsiran mengaku evaluasi tetap dilakukan sesuai dengan aturan yang ada dan melalui beberapa tahapan. Terutama terkait dengan kinerja tenaga honorer tersebut. Apabila masih memenuhi kriteria tentu tetap akan dipertahankan.
"Aturannya begitu (melalui tahapan), setiap tahun dievaluasi (bukan semena-mena) diberhentikan, nggak lah. Nanti dikatakan orang, direkturnya kejam mau berhentikan orang, nggak," tegasnya.
Menurutnya, pengangkatan tenaga honorer di RSUD Raden Mattaher diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub). Dimana dalam perjanjiannya setiap tahun akan dilakukan evaluasi untuk melihat kinerjanya seperti apa.
"Kan rumah sakit jadi beban, mampu nggak membiayainya semua. Kalau rumah sakit bangkrut, kacau kan jadinya," ungkapnya.
Samsiran juga membeberkan, menurut hasil laporan yang Ia terima bahwa jumlah keseluruhan tenaga honorer di RSUD Raden Mattaher itu sebanyak 588 orang dan sudah ada beberapa diantaranya telah mengundurkan diri.
"Banyak, (rata rata tenaga honorer yang bekerja itu) ada yang lama dan ada yang baru, ada dari 10 yang lalu juga ada," pungkasnya.(afm)
Urai Konflik Aset hingga Jadi Temuan BPK : Pemprov Jambi Sebut UPTD Khusus Bisa Jadi Solusi
Kejar Target Nasional, Waka DPRD Jambi Minta Data Real-Time Temuan BPK dan Gerakkan Seluruh Komisi
NTP Provinsi Jambi Juni 2026 Naik ke 188,77 Poin: Tertinggi Ketiga se-Sumatera
Hasil Lab Pasien Diduga Terjangkit Virus Corona Dipastikan Negatif, RSUD Jambi Tetap Waspada
Ternyata Ada 4 Orang Warga Jambi yang Dievakuasi dari China ke Natuna
Urai Konflik Aset hingga Jadi Temuan BPK : Pemprov Jambi Sebut UPTD Khusus Bisa Jadi Solusi
