JAMBERITA.COM - Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi Fraksi Gerindra Bustami Yahya bersama Ivan Wirata yang juga dari Daerah Pemilihan (Dapil) Muaro Jambi Batanghari menjajaki jalan Talang Duku Suak kandis, Jumat (31/1/2020).
Sepanjang perjalanan Ivan bersama Bustami itu beberapa kali turun dari kendaraan karena mendapati banyak jalan yang kritis dan tanah labil.
Sampai akhirnya bertemu dengan Kepala UPTD Alkal Dinas PUPR Provinsi Jambi dan seorang Konsultan Individual.
Setelah turun dan menyambangi Kepala UPTD Alkal dan seorang Konsultan Individual yang memang sudah lama dikenal Ivan mereka langsung berbincang dengan membahas persoalan perbaikan jalan.
Ivan menyatakan sebagaimana fungsi dewan dalam pengawasan terlebih itu dapil dirinya, tentu punya beban mewakili rakyat untuk mendorong perbaikan jalan tersebut agar bisa nyaman dilintasi masyarakat disana.
"Dulu saya pernah jadi Kepala PUPR, sekarang terbalik, saya mengawasi ingat ya, rubah paradigma dan mindset, karena zaman sudah berubah, bapak tahu kan saya," bincangnya kepada Konsultan Individual tersebut.
Belum lama perbincangan itu berlangsung, Ivan bersama Bustami yang niat awalnya melihat perbaikan jalan yang berlobang di Desa Seponjen Kecamatan Kumpeh, lalu kembali naik kendaraan untuk mutar balik karena jalan masih dalam perbaikan.
"Saya tidak mau lagi takicuh di nantarang," sebutnya dengan kesal lalu menghubungi Kabid Bina Marga Dinas PUPR Tetap Sinulingga, menyarankan agar perbaikan jalan Talang Duku-Suak Kandis segera diperbaiki dengan penanganan yang efektif pola perspot.
"Daerah yang tidak mantap di jalan Talang Duku Suak Kandis itu kondisi berat ada 25 titik yang rawan, daerah yang kritis, tanah labil agar diperbaiki dengan Kontruksi Rigid beton," tuturnya.
Mantan Kepala PUPR ini juga menyarankan kepada Dinas terkait dari 25 titik jalan yang kritis tadi agar diperbaiki dengan cara perspot, 1 KM jalan itu dianggarkan Rp8 M dan 100 meter Rp800 juta, apalagi tahun ini anggaran jalan di Talang Duku Suak Kandis sudah dianggarkan sekitar 21 miliar.
"Artinya kalau kita tangani 25 titik daerah rawan itu bisa selesai, untuk itu kita meminta Dinas PUPR mulai dari proses pelelangan, kontraktor sampai dengan pelaksanan tolong betul-betul di evaluasi," katanya.
Bustami Yahya juga mendukung upaya dan saran dari ivan Wirata jika perbaikan jalan dilakukan perspot sehingga nanti dari titik jalan yang rusak satu kedengan yang lainnya akan berkelanjutan dan menyatu dan pola ini juga bisa diterapkan di ruas jalan provinsi di kabupaten kota yang lain.
"Dinas PU Provinsi Jambi agar betul-betul melaksanakan atau merencanakan ini karena mengingat terbatasnya anggaran tahun ini," jelasnya.
Panjang jalan itu sekitar 67,42 KM, kondisi baik 19,752 KM, sedang 26,437 KM, rusak ringan 14,580 KM kemudian rusak berat sepanjang 6,381 KM. Kondisi mantap itu 46,189 KM, artinya dari kondisi jalan 6,381 KM rusak berat itu yang mantap hanya 6,85 persen dan 22 persen lagi agar mencapai 99 persen mantap.(afm)
Menaker Tekankan Pelatihan Vokasi agar Lulusan Siap Masuk Dunia Kerja
Persebri Batang Hari Juara Liga 4 Jambi, Taklukkan Persikoja Lewat Drama Adu Penalti
Gubernur Al Haris Resmi Tutup Liga 4 di Stadion Swarna Bhumi: Persebri Siap Menuju Nasional!
Fachrori Berikan Bantuan Pesantren Tahfizul Qur'an Ummul Quro yang Terbakar
Unjuk Kemesraan Di Bungo, Fachrori Doakan Mashuri Jadi Gubernur Berikutnya


Menambal Asa di Jalur Penyangga : Komitmen PUTR Jambi Benahi Infrastruktur Jalan Padang Lamo



