JAMBERITA. COM - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) sekaligus PLT Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi menanggapi terkait dengan dugaan virus Corona terhadap pasien yang dilarikan ke rumah sakit.
Samsirsan menyampaikan bahwa pada Sabtu (25/01/2020) sekitar pukul 22.00 WIB RSUD Raden Mattaher menerima pasien rujukan dari RS. Siloam dengan keluhan batuk, pilek dan meriang.
BACA: Waspada.. Hasil Labor Pasien yang Diduga Terjangkit Corona di Jambi Belum Keluar
Pasien dengan inisial WDZ (perempuan) yang merupakan warga negara asing ini melakukan perjalanan ke Wuhan pada tanggal 20-27 Desember 2019, tiba ke Indonesia tanggal 4 Januari 2020 Dan WDZ tiba di Jambi melalui Cengkareng.
Karena beliau merasa kurang sehat, WDZ lalu berobat ke RS. Siloam setelah di RS. Raden Mattaher (25/01/2020) WDZ hanya mengeluahkan batuk pilek.
Namun, mengingat yang bersangkutan baru saja melakukan perjalanan ke Wuhan Cina, maka pihak RS. Raden Mattaher memasukan WDZ ke ruang isolasi untuk penanganan lebih lanjut.
"Karena masih masa inkubasi, maka pasien itu dirawat di ruang isolasi. Untuk hasil pastinya, hari ini kita kirim sampel dahag nya ke Jakarta" ujarnya. (sap)
Menembus Keterbatasan, Merawat Integritas: Kisah Inspiratif Prof. Zarkasi Raih Puncak Akademik UNJA
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!
Menkomdigi tegaskan LKBN ANTARA jadi garda terdepan jaga fakta & integritas informasi di era digital
Waspada.. Hasil Labor Pasien yang Diduga Terjangkit Corona di Jambi Belum Keluar
Antisipasi Virus Corona Di Jambi, SAH Harap Pemerintah Lakukan Koordinasi Lintas Sektoral
Antisipasi Virus Corona, Pengunjung RSUD Raden Mattaher Gunakan Masker Jenguk Keluarga
UNJA - BKKBN Jambi Kembali Teken MoU : Kerjasama Tanpa Implementasi Tidak Ada NIlainya!



